Tangis Keluarga Penumpang Kapal Tenggelam di Selat Bali

Tangis Keluarga Penumpang Kapal Tenggelam di Selat Bali © mili.id

Sejumlah keluarga penumpang kapal menunggu di Kantor ASDP Ketapang, Banyuwangi (Foto: Eko/mili.id)

Banyuwangi, mil.id - Tangis keluarga salah satu penumpang kapal tenggelam di Selat Bali yang meninggal pecah, Kamis (3/7/2025).

Tangis keluarga tak terbendung saat melihat nama Elok Rumantini masuk dalam daftar nama penumpang KMP Tunu Pratama Jaya yang meninggal dunia.

Baca juga: Korban Tewas Akibat KMP Tunu Pratama Jaya Jadi 15 Orang, 20 dalam Pencarian

Elok Rumantini bekerja di kantin kapal rute Ketapang-Gilimanuk itu. Sebelumnya keluarga korban mendapat kiriman video akan penemuan tubuh korban di salah satu pesisir pantai.

"Korban bekerja sebagai kantin di kapal tersebut. Tadi keluarga juga telah menerima video penemuan Elok," ungkap Saiful Bahri, tetangga korban yang mengantar keluarga.

Keluarga penumpang kapal menangis histeris hingga pingsanKeluarga penumpang kapal menangis histeris hingga pingsan

Bahri menyebut keluarga memastikan bahwa jenazah yang ditemukan dalam video yang diterima adalah Elok. Itu berdasarkan pakaian dan ciri-ciri korban.

Baca juga: Berlanjutnya Operasi SAR KMP Tunu Pratama Jaya dan Asa di Tengah Gelombang

"Dari pakaian yang dikenakan dan ciri-ciri tubuh bahwa jenazah yang di dalam video yang diterima keluarga merupakan Elok," terangnya.

Selain Elok, dari data yang tertulis di papan krisis center terdapat tiga korban meninggal lainnya, yaitu Anang Suryono, Eko Sastriyo, dan Cahyani.

Total ada 4 korban meninggal dari data per pukul 08.00 WIB. Sementara korban selamat berjumlah 29 orang dari data per pukul 08.52 WIB.

Baca juga: Update Korban KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam: 12 Orang Tewas, 30 Selamat

Keluarga penumpang kapal tak kuasa menahan tangisKeluarga penumpang kapal tak kuasa menahan tangis

Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali dalam pelayarannya dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali pada Rabu (2/7/2025) malam.

Berdasarkan manifes, kapal itu membawa 65 orang, termasuk penumpang dan kru kapal. Juga mengangkut 22 kendaraan.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait