Ketua DPW LDII Jatim, Amrodji Konawi (Dok. Humas LDII Jatim)
Surabaya, mili.id - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jawa Timur tengah bersiap menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2025.
Sekitar 17 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota juga akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) sesuai dengan masa kepengurusannya.
Baca juga: Semangat Berbagi Idul Adha, PLN Group Jatim Tebar Ribuan Paket Kurban
Ketua DPW LDII Jatim, Amrodji Konawi mengungkapkan, dua DPD yang paling dekat dengan pelaksanaan Musda adalah Kabupaten Bangkalan dan Kota Kediri. Namun, hingga saat ini, belum ada calon yang secara terang-terangan mencalonkan diri.
"Biasanya, dari kabupaten sudah ada penilaian terhadap figur-figur potensial, yang nanti akan dibawa dalam forum Muswil," jelas Amrodji, Jumat (14/3/2025).
Amrodji sendiri menegaskan bahwa dirinya sudah merasa cukup setelah mengabdikan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk LDII. Ia menyambut baik jika ada kader lain yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan.
"Pada dasarnya, proses regenerasi ini akan berjalan sesuai amanat yang diberikan kepada setiap daerah," ujar dia.
Ia berharap, kepengurusan baru nanti bisa melanjutkan program penguatan delapan klaster pengabdian LDII, terutama di bidang kepemudaan dan perempuan, yang hingga kini masih menjadi embrio karena belum memiliki wadah secara nasional.
Selain itu, LDII Jatim terus menjalin sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, terutama dalam mendukung program Nawacita.
Baca juga: Inovasi Pendidikan Jatim Melesat, Kemendagri Sebut Jadi Contoh Nasional
Amrodji pun mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Dardak yang dinilainya luar biasa.
"Kami harap sinergi ini terus berlanjut, karena ada banyak kesamaan antara program LDII dengan kebijakan Pemprov Jatim," katanya.
Dalam bidang pendidikan, LDII Jatim saat ini memiliki pondok pesantren mahasiswa (PPM) yang menampung para pelajar dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, seperti ITS, Unair, UPN, hingga kampus swasta. Meski belum memiliki universitas sendiri, LDII terus mempersiapkan langkah ke arah itu.
"Kami sedang menyiapkan perguruan tinggi, yang rencananya akan bekerja sama dengan Yayasan Budi Utomo. Saat ini, LDII memiliki lebih dari 200 ribu siswa SMP dan SMK," sebut Amrodji.
Baca juga: Bedah Buku di UINSA Surabaya Jadi Ruang Dialog LDII, NU, dan Muhammadiyah Soal Pendidikan Modern
Selain itu, LDII juga tengah menyiapkan pendirian politeknik di Gading Mangu. Menurutnya, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) telah menyatakan bahwa persiapannya sudah mencapai 90 persen, dan politeknik tersebut ditargetkan dibuka pada 2026.
"Kami berharap ini bisa berjalan lancar dan menjadi kontribusi LDII dalam dunia pendidikan," tandas Amrodji.
Editor : Narendra Bakrie
