Pihak Pemkot Surabaya Tidak Hadir, Rapat Pansus Raperda Hunian Batal

Pihak Pemkot Surabaya Tidak Hadir, Rapat Pansus Raperda Hunian Batal © mili.id

Muhammad Saifuddin anggota DPRD kota Surabaya. (Bejo/mili.id)

Surabaya, mili.id – Pansus Raperda Hunian Layak DPRD Kota Surabaya sangat kecewa kepada pihak Pemkot Surabaya, sebab pihak OPD tidak hadir dalam rapat yang sudah dijadwalkan tersebut.

Tampak saat akan membahas Raperda Hunian Layak di ruang Komisi A bersama dinas OPD terkait seperti, Kepala Bappeda, Penelitian dan Pengembangan, DPRKPP, Kabag Hukum dan Kerjasama Pemkot Surabaya tidak ada yang hadir sama sekali di ruang rapat.

Baca juga: ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya Hadirkan "Fraktal", Pameran yang Mengajak Menyelami Bentuk dan Warna

Ketua Pansus Hunian Layak, Muhammad Saefudin saat ditemui, Jumat (21/02/2025) mengakui merasa kecewa dan marah besar karena pihak pemkot tidak hadir sama sekali dalam pembahasan raperda ini.

“Ini sangat melecehkan kami, padahal undangan rapat di tanda tangani Ketua DPRD Kota Surabaya. Karena ketidakhadiran dari pihak Pemkot Surabaya akhirnya kita batal rapat,” ujar M. Saefuddin.

Perlu diketahui, kata Bang Udin sapaan M. Saefuddin, undangan pansus itu yang menandatangani bukan ketua pansus, tapi Ketua DPRD Kota Surabaya.

Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi

“Ini pelecehan terhadap Ketua DPRD Kota Surabaya. Apalagi ini kepentingan untuk warga masyarakat, terutama untuk meningkatkan warga terhadap hunian yang layak,” tegas politisi Partai Demokrat Surabaya ini.

Padahal, menurut Bang Udin, rumah-rumah yang layak bagi warga itu adalah memang cita-citanya Wali kota Surabaya Eri Cahyadi bagaimana kemudian Surabaya menjadi smart city.

Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun

Tetapi kalau seperti ini terus, tegas Bang Udin, OPD yang tidak hadir, dimana keberpihakannya kepada rakyat.

Saat ditanya rencana mau panggil OPD pemkot kembali bahas Raperda Hunian Layak, Bang Udin mengatakan akan menjadwal ulang.

Editor : Aris S



Berita Terkait