Warga Pasuruan Dihebohkan Penemuan Mayat Bayi Dalam Selokan

Warga Pasuruan Dihebohkan Penemuan Mayat Bayi Dalam Selokan © mili.id

Massa mendatangi lokasi penemuan bayi yang hendak dievakusi petugas untuk dilakukan autopsi.

Pasuruan, mili.id - Warga Mojoparan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan dihebohkan dengan penemuan mayat bayi di selokan, Minggu (26/1/2025).

Kali pertama yang menemukan mayat bayi kondisi berbungkus kain hitam dan dikerumuni lalat yakni seorang warga yang hendak berangkat mencari rumput dengan .

Baca juga: Satresnarkoba Polres Pasuruan Bongkar Peredaran Sabu, Tiga Pengedar Dibekuk dalam Waktu Lima Hari PASURUA

Namun warga yang menemukan bayi tidak berani mendekat dan memilih untuk memanggil warga sekitar sehingga menarik perhatian warga untuk datang ke lokasi, kemudian warga melaporkan penemuan tersebut ke Polsek Rembang.

Kapolsek Rembang, AKBP Molyono mengatakan bahwa setelah mendapatkan informasi penemuan bayi dari warga pihaknya langsung mendatangi TKP.

"Warga menemukan bayi itu sekitar 11:30 WIB, Setelah menerima informasi tersebut kami langsung datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi"Ujarnya.

Baca juga: Polres Pasuruan Ukir Prestasi di Polda Jatim, Juara II Tertib Administrasi Pelaporan DORS Dan Ungkap Kasus

Molyono menambahkan bahwa Saat dilakukan evakuasi bayi tersebut sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong untuk dilakukan autopsi.

"Jasad bayi beserta bungkusan pelastik warna hitamdibawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan autopsi" tambahnya.

Baca juga: Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Pasuruan: Jangan Lakukan Pelanggaran yang Turunkan Kepercayaan Masyarakat

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adimas Firmansyah yang datang langsung ke lokasi mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut.

"Sambil menunggu hasil autopsi, saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap siapa orang tua dari bayi," paparnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait