Krisna Dewanata Phrosakh, Anggota Komisi I DPR RI
Mili.id - Krisna Dewanata Phrosakh, Anggota Komisi I DPR RI, mendukung koordinasi pihak pemangku kepentingan dalam pelaksanaan digitalisasi televisi atau Analog Switch Off (ASO).
"Selaku anggota Komisi I DPR RI yang berasal dari Jawa Timur, saya mendukung langkah koordinasi yang dilakukan oleh Diskominfo Jawa Timur, KPID Jawa Timur, Balmon Kelas I Surabaya, PT Pos dan seluruh penyelenggara multipleksing di Jawa Timur. Ini langkah positif antisipatif dalam menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan ASO," ungkap legislator dari Dapil Malang Raya yang akrab dipanggil Dewa ini saat melakukan diskusi dengan Ketua KPID Jawa Timur Immanuel Yosua, Kamis (5/5).
Baca juga: 'DOBRAK' Jatim Geruduk Surabaya: Ratusan Driver Ojol Tuntut Sanksi Tegas bagi Aplikator Nakal
Sebagai informasi, untuk mengantisipasi permasalahan yang muncul terkait dengan pelaksanaan ASO, Diskominfo Jawa Timur dan KPID Jawa Timur menginisiasi adanya forum koordinasi yang melibatkan Balai Monitoring Kelas I Surabaya, PT Pos dan perwakilan penyelenggara multipleksing di Jawa Timur.
Catatan dari Kominfo dan KPID Jatim, permasalahan yang muncul berkaitan tiga hal, di antaranya permasalahan teknis, sosialisasi dan ketersediaan STB. Pemetaan yang dilakukan Korbid PS2P KPID Jatim, Afif Amrullah merinci, hal ini menjadi 10 potensi masalah yang muncul dalam pelaksanaan ASO di Jatim khususnya tahap pertama.
Dari kesepuluh potensi masalah tersebut, permasalahan yang mengemuka adalah ketersediaan Set Top Box (STB) baik di pasaran maupun yang digratiskan bagi rumah tangga miskin.
Baca juga: Seminar IKWI Jatim, Perempuan Jadi Garda Terdepan Tangkal Hoaks di Media Sosial
Berdasarkan siaran Pers Kominfo yang disitir oleh akun Instagram KPI Pusat. Pada tahap pertama 30 April lalu, seharusnya terdapat 378.522 unit STB yang dibagikan kepada keluarga pra sejahtera di 9 Kabupaten Jawa Timur.
Namun hingga tanggal 30 April jumlah tersebut belum terpenuhi. Terkait dengan hal tersebut Dewa berharap STB yang sudah diplot untuk masyarakat miskin segera dibagikan terutama untuk 9 Kabupaten di Jatim sehingga proses ASO di Jatim dapat berjalan dengan baik.
“Apalagi saya dengar pihak terkait di Jatim seperti Kominfo sebagai representasi Pemprov Jatim dan KPID Jatim selaku regulator penyiaran sekaligus perwakilan masyarakat siap mendukung terlaksananya program ini,” ujarnya.
Baca juga: Diskominfo Jatim dan DPRD Gelar Sarasehan Literasi Digital Beretika di Mojokerto
Dewa menyatakan siap mengawal proses ASO agar berjalan dengan baik demi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara. Selanjutnya untuk Jatim, Dewa menyatakan siap berkoordinasi dengan semua elemen khususnya forum koordinasi pelaksanaan ASO yang sudah berjalan di Jawa Timur.
“Keberhasilan ASO di Jawa Timur ini adalah tanggung jawab bersama, sehingga kita harus bergandengan tangan mensukseskannya. Monggo koordinasi ditingkatkan. Kalau ada masalah kita Carikan solusi terbaik, " ungkapnya
Editor : Redaksi
