Warga Negara Australia yang Terseret Ombak Pantai Balian Ditemukan Tewas

Warga Negara Australia yang Terseret Ombak Pantai Balian Ditemukan Tewas © mili.id

Jasad WN Australia dievakuasi petugas SAR gabungan. (Istimewa)

Bali - Warga negara Australia yang dilaporkan terseret ombak Pantai Balian, Tabanan, Bali ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Laidley Craig Stewart (56), wisatawan asing asal Australia dilaporkan terseret ombak Pantai Balian, Tabanan, Bali, pada Rabu (16/10/2024).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya mengatakan, perempuan itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Jumat (18/10/2024) pagi. Jasadnya terdampar di bibir Pantai Secret Bay.

"Ditemukan terdampar di Pantai Secret Bay dalam keadaan meninggal dunia. Lokasi penemuan tepatnya berada pada jarak sekitar 1 kilometer arah barat dari lokasi kejadian," katanya.

Tim SAR yang menerima informasi penemuan jenazah oleh pengunjung pantai segera merapat ke lokasi, selanjutnya korban dievakuasi ke Puskesmas Selemadeg Barat menggunakan ambulans Bhuana Bali Rescue.

Sebelumnya, pencarian hari kedua terhadap Laidley Craig Stewart (56), wisatawan asing asal Australia yang dilaporkan terseret ombak Pantai Balian, Tabanan, Bali, masih belum membuahkan hasil, Kamis (17/10/2024).

Kasi Operasi dan Siaga SAR Denpasar I Wayan Suwena mengatakan, Tim SAR gabungan pada hari ini telah melakukan pencarian sejak pagi hingga petang, dan korban masih belum ditemukan.

"Hari kedua ini kami dari Tim SAR gabungan melakukan pencarian dari tadi pagi hingga sore hari ini, sementara hasil masih nihil atau belum ditemukan," ujarnya.

Menurut Wayan Suwena, pihaknya menemukan beberapa kendala dalam operasi pencarian kali ini, mulai dari ombak besar hingga kontur Pantai Balian yang berkarang.

"Ada beberapa kendala yang kami hadapi di lapangan, yaitu dengan cuaca, gelombang sampai susun 5 dan karakter pantai yang berkarang," ungkapnya.

Karena ombak yang cukup tinggi, perahu karet yang digunakan petugas sebagai sarana pencarian korban ini tak memungkinkan untuk dipakai. Sehingga, mereka melakukan penyisiran di darat.

"Kami Tim SAR gabungan hanya melakukan penyisiran di arah timur dan barat di lokasi kejadian. Dapat kami sampaikan, di hari ketiga besok kami tetap melakukan upaya pencarian korban," pungkasnya.

Baca juga: Souttar Gagal Eksekusi Penalti, Mesir Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026

Editor : Achmad S



Berita Terkait