Pria Banyuwangi Tewas Usai Tenggak Tuak Oplosan, Diduga Sempat Bakar Rumahnya

Pria Banyuwangi Tewas Usai Tenggak Tuak Oplosan, Diduga Sempat Bakar Rumahnya © mili.id

Petugas kepolisian mengolah tempat kejadian perkara korban tewas usai tenggak miras oplosan.(Eko purwanto/mili.id)

Mili.id - Terselip kisah pilu sebelum geger penemuan jasad Heni Murcahyono (53), usai menenggak tuak oplosan, Jumat (04/10) malam. Ternyata, pria paruh baya itu sempat diduga membakar rumahnya sendiri di Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi.

Kebakaran hebat itu terjadi pada Kamis siang, 11 Juli 2024, dan hampir satu jam petugas damkar Kabupaten Banyuwangi berupaya memadamkan api, dengan mengerahkan empat unit mobil pemadam ke lokasi.

Baca juga: Tragedi di Lereng Dukono: Letusan Gunung di Halmahera Tewaskan Dua WNA dan Satu Pendaki Lokal

Awalnya api diduga berasal dari puntung rokok lalu melahap bangunan bengkel dan ruangan tamu, dugaan itu kemudian ditanggapi tetangga korban inisial HP (57).

Menurutnya, kebakaran itu memang dari ulah pemiliknya sendiri, yakni dari perilaku pemilik selama ini kerap membakar barang-barang yang berada di sekitarnya.

“Mungkin dibakar sendiri, karena memang sering bakar-bakar di dalam rumah. Memang kerap membuat onar," kata Heru saat itu.

Heru menyebutkan, Heni sering membuat onar, dan bahkan pernah mencoba membakar orang tuanya sendiri.

“Sering membuat masalah, baik di rumahnya sendiri maupun di luar rumah,” ungkapnya

Tak berhenti sampai di situ, lanjut Heru, Heni sering mengganggu warga dengan kelakuannya yang suka membuat onar. Seperti mengobrak-abrik barang dagangan milik tetangganya hingga marah-marah dengan membawa senjata tajam.

“Pernah membawa senjata tajam saat marah,” ucapnya.

Baca juga: 16 Jenazah Korban Bus ALS vs Truk Tiba di RS Bhayangkara Palembang

Heni juga dikenal sosok temperamen dan sering marah-marah, korban juga pernah mengobrak-abrik lapak dagangan tetangganya, warga sekitar merasa resah dengan perilaku Heni yang tidak stabil.

“Warga sekitar sebenarnya merasa tidak tenang, khawatir dengan perilakunya,” tambahnya.

Kebakaran rumahnya ini menambah panjang daftar masalah yang disebabkan oleh Heni di lingkungannya.

Ia juga memiliki catatan buruk dan pernah dibui gegara narkoba. Bahkan, ia sempat dirawat di rumah sakit akibat gangguan jiwa.

Baca juga: Perlintasan Makan Korban, KA Argo Bromo Tabrak Mobil di Grobogan

“Sekitar tahun 2019 sudah pernah dibawa ke RSJ Licin,” ujar Heru.

Sebelumnya, Heni Murcahyono (53), warga Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi ditemukan meninggal di rumahnya, Jumat (4/10) malam. Ia ditemukan terkapar di lantai dengan posisi tengkurap.

Insiden itu baru diketahui tetangga korban sekitar pukul 18.00 WIB. Akan tetapi warga sekitar takut lantaran korban mengeluarkan darah dari hidung dan mulut. Kemudian mereka melapor ke pemangku wilayah.

"Setelah kami menerima laporan dari ketua RT setempat langsung kami hubungi pihak Polsek Genteng. Korban lalu kita bawa ke RSUD Genteng dibantu ambulans milik relawan," kata Kepala Dusun Krajan, Arif Rahman hakim, Sabtu (5/10/2024).

Editor : Aris S



Berita Terkait