Rumah Guru MI di Kota Mojokerto Dibobol Maling, Perhiasan Puluhan Juta Raib

Rumah Guru MI di Kota Mojokerto Dibobol Maling, Perhiasan Puluhan Juta Raib © mili.id

Polisi saat melakukan olah tkp di rumah yang dibobol pencuri. (Nana/mili.id)

Mojokerto - Rumah guru di Kauman Gang 8, Kelurahan Kauman, Prajurit Kulon, Kota Mojokerto disatroni maling. Akibatnya, perhiasan emas senilai Rp14,5 juta raib. 

Mulai dari 1 kalung emas seberat 6,05 gram, 7 cincin dengan masing-masing berat 2,25 gram, 1,97 gram, 2,30 gram, 2,75 gram, 1.9 gram, 2,25 gram, 1,7 gram, dan 1 liontin seberat 1,2  gram.

Istiana (31) korban sekaligus pemilik rumah menjelaskan, aksi pencurian itu baru diketahui dirinya sekitar pukul 19.15 WIB. Usai guru MI dan putranya baru pulang dari rumah mertuanya di Dusun Losari, Desa Sidoharjo, Gedeg, Mojokerto.

Baca juga: Razia Gabungan di Lapas Mojokerto, Tak Ditemukan Narkoba dan Ponsel di Kamar Hunian


Ia mulai curiga karena lampu ruang tamu rumahnya sudah menyala. Padahal belum menyalakan lampu sama sekali. Tak hanya itu, kunci pintu depan rumah sudah rusak.

"Pintu gerbang rumah masih terkunci gembok, tapi pintu rumah rusak. Saat masuk ke dalam rumah, saya melihat ruang tamu lampunya menyala," beber istri Ahmad Fajar Pratama (32) pada mili.id, Rabu (18/9/2024).

Pelaku juga mengacak-acak isi lemari di kamar tidurnya. Laci lemari terlihat ditarik paksa oleh maling hingga kuncinya rusak.

Alhasil semua perhiasan emas milik Guru MI di Dusun Losari, Kecamatan Gedeg ini raib tak bersisa. Termasuk uang senilai Rp70.000 di dalam dompetnya.

"Dompet ketinggalan juga digeledah pelaku, isi uang Rp 70.000 diambil," bebernya.

Rumah berwarna hijau ini, sejak kemarin pagi sekitar pukul 07.00 WIB dalam keadaan kosong. Lantaran, pasangan suami istri ini sama-sama bekerja.

Sehingga, pelaku leluasa memanjat pagar depan yang tingginya sekitar 2 meter. Dari teras, maling mencongkel pintu depan rumah Istiana menggunakan kubut atau linggis kecil warna biru.

Barulah pelaku menggeledah lemari di dalam kamar tidurnya. Sejumlah barang milik pelaku pun tertinggal di rumahnya.

"Satu pak rokok Gudang Garam Surya punya pelaku ada di atas kamar tidur, kabuh atau linggis kecil ads di kulkas, terus putung rokok ada di teras rumah. Rokok bukan punya suami karena tidak merokok,” ujarnya.

Sementara, sang suami Akhmad Fajar Pratama (32) yang bekerja di pusat distribusi sebuah perusahaan minimarket di Jombang, baru pulang sekitar pukul 19.30 WIB. Mereka lantas melapor ke Polres Mojokerto Kota.

Tim Identifikasi dan sejumlah anggota Polsek Prajurit Kulon pun melakukan olah TKP. Selain itu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti, serta menggali keterangan dari korban.

"Korban sudah laporan di polres. Kami amankan 1 kubut warna biru yang dipakai mencongkel pintu rumah korban dan surat-surat perhiasan milik korban," jelas PS Kapolsek Prajurit Kulon AKP Edi Purwo Santoso.

Berkaca dari kasus ini, Edi bakal menggelar rapat koordinasi dengan tiga pilar Kelurahan Kauman untuk mengaktifkan kembali pos kamling. Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan pengamanan rumah masing-masing saat ditinggal bekerja atau bepergian.

"Kami juga akan rutin patroli pada jam rawan secara selektif prioritas di permukiman yang sepi," pungkasnya.

Baca juga: Ratusan Relawan Mojokerto Ikuti Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Ini Kata Cak Sumardi

Editor : Achmad S



Berita Terkait