Lima Daerah Wilayah Kodam V/Brawijaya jadi Sasaran TMMD Ke-123
Senin, 17 Feb 2025 17:02 WIBKelima daerah itu, yakni Kabupaten Tulungagung, Tuban, Lumajang, Bondowoso, dan Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
Kelima daerah itu, yakni Kabupaten Tulungagung, Tuban, Lumajang, Bondowoso, dan Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
Baksos berupa donor darah dengan melibatkan ratusan pendonor darah yang terdiri dari Persit Pengurus Daerah V/Brawijaya, Pia Ardhya Garini, Jalasenastri dan IKKT Pragati Wira Anggini.
Selain dari Surabaya para peserta yang mengikuti juga berasal dari Sidoarjo, dan Gresik.
Pangdam berharap kehadiran Untoro akan dapat menindaklanjuti apa yang sudah diperintahkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan pimpinan lainnya di lingkungan TNI.
Olahraga bersama ini untuk lebih meningkatkan soliditas dan sinergitas di antara para perwira di jajaran Korem 081/DSJ.
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan pola pikir dan pola tindak seluruh jajaran TNI.
Kodim yang dilebur jadi satu itu adalah Kodim 0830/Surabaya Utara, Kodim 0831/Surabaya Timur, dan Kodim 0832/Surabaya Selatan, yang kini digabungkan menjadi Kodim 0830/Surabaya.
Sampai dengan minggu ke-3 Januari 2025, capaian luas tambah tanam di Jawa Timur telah mencapai 217.711 hektare.
Upacara pembukaan yang diikuti oleh 100 personel ini berlangsung khidmat ini dipimpin oleh Kabagdik Rindam V/Brawijaya, Letkol Arh Abdul Muhyi.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau pelaksanaan belajar mengajar di sekolah unggulan tersebut.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan operasional Yonif 527/BY dan memberikan arahan langsung dari Pangdam V/Brawijaya terkait pentingnya kedisiplinan dan profesionalisme prajurit.
Dukungan itu untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan pertanian yang ada di Jawa Timur.
Pangdam berharap, bekal tugas dan pengalamanan yang diperoleh Kolonel Inf Rama selama menjabat sebagai Danrem 081/DSJ, bisa dijadikan bekal dalam mengemban tugas di tempat yang baru.
Sebagai langkah awal, dibentuklah Yayasan Perguruan Tinggi Malang pada tanggal 28 Mei 1957.
Sugeng berharap dengan kesiapan mental dan fisik yang terus dipersiapkannya, ibadah umrah yang akan dilakukannya dapat berjalan dengan baik dan lancar.