Ada Kejanggalan, PP Jember Desak Polisi Selidiki Tewasnya Pria Jatuh dari Lantai Dua
Selasa, 09 Jul 2024 10:39 WIBPada tubuh korban ditemukan sejumlah luka yang tidak wajar, sehingga butuh dilakukan penyelidikan lebih mendalam oleh polisi.
Pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka yang tidak wajar, sehingga butuh dilakukan penyelidikan lebih mendalam oleh polisi.
Penetapan tersangka setelah polisi melakukan pemeriksaan saksi-saksi.
Rekontruksi diawali dengan keenam orang termasuk korban yang memasuki hutan Desa Betek dengan membawa tiga senapan angin.
Pihak kepolisian memeriksa lima teman korban yang ikut berburu tupai dan burung.
Satu korban mengalami luka bacok di sebagian tubuhnya.
"Didapati dua pemuda sedang mabuk di trotoar jalan," ujar Kasat Samapta Polres Mojokerto Kota, AKP Anang Leo.
Pengacara Publik LBH Surabaya, Habibus Solihin mengatakan, kliennya mengaku dipaksa menjadi scammer atau melakukan penipuan secara online.
Korban mengalami luka lebam di pelipis.
Menurut Agung, sebelum dirinya dikeroyok, para pelaku membuat risih pengguna jalan yang melintas di jalan raya Imam Bonjol, Kelurahan Sidomukti.
"Banyak yang menonton, tapi sejumlah orang berusaha melerai," ungkap salah seorang pengunjung alun-alun, Ridho.
"Dua kendaraan kondisinya ringsek di bagian depan. Untuk pengendara motor tewas," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya, Iptu Suryadi.
Wakapolsek Karanggeneng, Iptu Sofyan Ali membeberkan motif pelaku membunuh korban.
Keduanya dibacok saat pulang menonton kuda lumping di Desa/Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.
"Pelaku pembacokan yang terjadi di Jalan Raya Panglima Sudirman Gresik sudah diamankan," kata Kanit Pidum Satreskrim Polres Gresik, Ipda Komang Andhika Prabu.