Ngaku Polisi, 6 Orang Pakai Pistol dan Sajam Rampas HP di Surabaya
Minggu, 13 Agu 2023 11:50 WIBSaat kedua korban makan, tiba-tiba datang 6 orang pria mengendarai tiga motor menghampiri.
Saat kedua korban makan, tiba-tiba datang 6 orang pria mengendarai tiga motor menghampiri.
"Mereka juga beraksi di TKP lain, yaitu di Sukodono, Sidoarjo; Nganjuk, Jombang, Tuban dan Lamongan," jelas Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana.
"Saat kakak saya yang dari Semarang ingin singgah bermalam. Itu rumah bapak, dan masih kami tinggali," ungkap RH.
Penumpang perempuan yang diantar korban diduga juga komplotan pelaku.
"Kita sama-sama mewujudkan Indonesia menjadi generasi emas di Tahun 2045," tutur Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari (Ning Ita).
Total 3.395 sekolah yang mengikuti MPLS serentak tersebut. Rinciannya 710 SMA/SMK negeri, 2.498 SMA/SMK swasta dan 187 SLB negeri/swasta.
Sementara Koordinator MKKS SMP Negeri Surabaya, Cipto Wardoyo meminta masyarakat melapor ke pihaknya bila menemukan praktik itu.
"Pelaku sempat mengaku sebagai polisi dan minta tebusan Rp15 juta," ujar Kapolsek Lakarsantri, Kompol Hakim.
Pengungkapan ini berawal dari laporan warga yang melihat aksi pelaku memotong dan menyembunyikan rel.
Aksi bak film action itu dimulai dari ruas Jalan Taman Gapura Citraland, hingga berhenti di Kawasan Tambak Langon, Asemrowo, Surabaya.
Kapolsek Sukolilo, Kompol M Sholeh mengatakan, ketiga pelaku diamankan di ruas MERR saat sedang mencari sasaran.
Pikap tersebut biasanya digunakan untuk mengangkut dan mengirim komputer.
Aksi komplotan ini sudah banyak TKP di wilayah Jawa Timur, baik di Mojokerto, Gresik, Lamongan bahkan di Madura juga.
Kejadian pencurian itu ketika rumah korban sedang kosong.
Untuk mengelabuhi petugas, kendaraaan hasil curian diganti warna oleh tersangka.