Warga Dusun Krajan Jember Diteror Monyet Liar, Anak-anak hingga Lansia Jadi Korban
Kamis, 18 Sep 2025 15:23 WIBTeror dari monyet itu berupa penyerangan dan terjadi sebulan terakhir ini.
Teror dari monyet itu berupa penyerangan dan terjadi sebulan terakhir ini.
"Untuk monyet ada dua ekor. Satu ekor sudah dikondisikan, satunya lagi lepas," ujar Kabid Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, Wasis Sutikno.
Ketiga korban menjalani perawatan intensif di RSUD Besuki, Situbondo dengan kondisi luka di kaki dan tangan.
Penyerangan ini dialami RH saat pulang mengaji bersama teman-temannya.
Peringatan ini ternyata berawal dari candaan mahasiswa seni di Michigan State University.
Monyet berekor panjang itu tampak santai duduk di atas tiang listrik yang menancap di atap rumah warga.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Peningkatan Kewaspadaan Dini terhadap Risiko Penyebaran Penyakit Mpox.
Penyakit ini pertama kali ditemukan pada tahun 1958 di Denmark ketika ada dua kasus seperti cacar muncul pada koloni kera yang dipelihara untuk penelitian, sehingga cacar ini disebut "monkeypox".
"Penyebarannya tidak akan secepat COVID-19 dan risikonya pasti di kelompok-kelompok tertentu," ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin.
Balita perempuan berumur 3,5 tahun di Desa/Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik diserang monyet liar.
Seekor monyet ekor panjang terekam CCTV berada dalam ruang makan sebuah rumah di kawasan elite Jember.
Kawanan monyet liar meresahkan warga Kelurahan Patokan, Kecamatan/Kabupaten Situbondo.
"Tadi pagi waktu ada di atas pagar rumah tetangga, saya kasih sosis, diambil dan dimakan. Mungkin kelaparan," jelas Kasman.
"Alhamdulillah di Jatim belum ada kasus konfirmasi Mpox. Dan semoga virus tersebut tidak masuk ke Jatim," kata Kadinkes Jatim, Dr. Erwin Astha Triyono.
Kedua bocah tersebut sedang dibonceng ibunya naik motor, bersama nenek dan adiknya di kawasan Jalan Jagir, Wonokromo, Surabaya.