Kontrakan Mahasiswa Kedokteran di Surabaya Disatroni Bandit Beratribut Ojol, Motor Vario Digondol
Kamis, 23 Okt 2025 15:17 WIBPencurian motor di rumah kontrakan mahasiswa kedokteran gigi itu sudah terjadi dua kali.
Pencurian motor di rumah kontrakan mahasiswa kedokteran gigi itu sudah terjadi dua kali.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan membeberkan bahwa 47 pelaku yang ditangkap terdiri dari 45 laki-laki dan 2 perempuan.
Ketiga bandit curanmor yang ditembak Tim Jatanras Polrestabes Surabaya itu juga tercatat sebagai residivis.
Pelaku asal Jombang ini sudah keluar masuk penjara dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Tubagus Lukman Amin menyampaikan bahwa pemberantasan curanmor harus melibatkan semua pihak, terutama masyarakat.
Pemkot Surabaya tengah menyusun SOP untuk pos kamling berbasis kolaborasi bersama kepolisian dan TNI, mengadopsi Kampung Tangguh Pandemi Covid-19.
Motor Honda Scoopy milik guru bernama Rifaldi itu sebelumnya terparkir di dalam sekolah.
Pencurian motor trail itu terjadi di tempat kos Jalan Manyar Sambongan No. 38A, Gubeng, Surabaya.
Pelaku diringkus anggota Unit Reskrim Polsek Simokerto di kawasan Kapas Krampung Surabaya.
Keduanya sempat dihajar massa di Jalan Tambak Mayor Surabaya, sebelum dibawa ke Polsek Asemrowo.
Wahyu ditangkap warga yang mengejar, sedangkan dua temannya berhasil lolos.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi melakukan koordinasi intensif dengan jajaran Polri dan TNI untuk merumuskan langkah-langkah dalam mengantisipasi curanmor.
"Kedua pelaku memanfaatkan kelengahan korban yang sedang bekerja atau beristirahat," ujar Kapolsek Genteng, AKP Grandika Indera Waspada.
Polisi terpaksa memberikan hadiah timah panas ke salah satu pelaku.
"Untuk pelaku curanmor, saya peringatkan berhenti. Atau saya berhentikan saudara," tegas Kombes Pol Luthfie Sulistiawan.