Kisah Pilu Janda Muda asal Banten Usai Menemui Seorang Duda di Jember

Kisah Pilu Janda Muda asal Banten Usai Menemui Seorang Duda di Jember © mili.id

Janda muda asal Banten diduga jadi korban penganiayaan duda di Jember (Foto: Hatta/mili.id)

Jember - Janda muda bernama Azzahra Fadilah (21), asal Banten mendapatkan perlakuan tidak mengenakkan oleh duda di Jember, Jawa Timur.

Zahra yang berasal dari Bojongmanik, Lebak itu mengaku nekat datang ke Jember untuk menemui pria mengaku duda yang dikenalnya melalui TikTok.

Baca juga: Ketua MAKI Jatim Apresiasi Pemenang Kompetisi Fun Run 5K di Jember

Setelah sepekan di Jember, dia diduga menjadi korban penganiayaan, hingga diselamatkan ke Polsek Jelbuk. Setelah itu, dia diantar ke Liponsos Jember, untuk kemudian dipulangkan ke Banten.

"Saya kenal di TikTok. Saya disuruh ke sini (Jember), katanya mau dinikahi. Saya juga sudah telepon, komunikasi dengan ibunya yang kerja di Malaysia. Orangtuanya sudah ngomong dan menerima saya," ungkap Zahra, Kamis (23/5/2024).

Atas dasar itu, Zahra yakin duda berinisial BT itu serius, sehingga dia memutuskan untuk pergi ke Jember menggunakan bus.

Dia mengaku sempat tinggal selama sepekan di Jember. Namun menurutnya, sikap BT tiba-tiba berubah, ketika ia bermaksud kembali ke Banten untuk minta restu orangtuanya.

"Dia melarang saya untuk bertemu dengan orangtua. Saya dipukul (ditempeleng) dua kali di pipi kiri, sampai keluar darah dari bibir saya. Kemudian dia ke dapur dan ambil pisau mengancam saya. Langsung saya kabur karena takut," terang Zahra.

Baca juga: Antusias Warga Jember Ikuti Kompetisi Fun Run Gratis, Gebrakan MAKI Jatim

Dia kemudian menyelamatkan diri ke rumah warga, tidak jauh dari rumah BT. Dari situ, warga mendatangkan kepala desa setempat, hingga Zahra diamankan ke Polsek Jelbuk.

"Sekarang saya alhamdulillah sudah di sini (Liponsos Jember). Saya pulang ke Banten naik bus," ungkapnya.

Sementara Kepala Liponsos Jember, Roni Efendi menyebut bahwa Zahra telah dipulangkan ke Banten dengan armada bus umum.

Baca juga: Ribuan Warga Padati Alun-alun Jember, MAKI Jatim Sulap Festival Kopi dan Tembakau Jadi Panggung UMKM Lokal

"Kami menerima yang bersangkutan dari rekan-rekan Polsek Jelbuk. Setelah kami asesmen, kemudian kami bantu menanganinya," terang Roni.

Terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan BT terhadap Zahra, Roni menyebut hal itu menjadi ranah kepolisian.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait