Penyerahan tab untuk operasional digital marketing produk ecoprint YPAC Surabaya dari Mahasiswa E2M1 FEB Unair (Foto: Ist)
Surabaya - Mahasiswa Magister Manajemen dari Unair menjadi pelopor dalam mengenalkan produk karya siswa Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC) di Surabaya.
Beragam produk ecoprint karya siswa siswi YPAC dikenalkan melalui kegiatan "Optimizing Product Marketing for A Sustainable Environment" di YPAC, Jalan Semolowaru Utara V, Nomor 2A, Sukolilo, Selasa (21/5/2024).
Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi
Dalam kegiatan ini, mahasiswa melatih siswa difabel untuk mengambil foto dan video produk kain ecoprint. Lalu dimasukkan ke dalam katalog, dan dipasarkan kepada masyarakat luas secara online.
Kepala Departemen Manajemen Fakultas (FEBI) Unair, Dr. Dr. Gancar C. Premananto mengapresiasi kegiatan tersebut. Katanya, hal itu merupakan bentuk riil pengabdian ke masyarakat, dan memotivasi anak anak yang kekurangan fisik.
"Kami sangat salut, tugas yang tidak membedakan dan diskriminasi memberikan ilmu yang luar biasa. Berkarya adalah hak untuk semua orang," terang Gancar.
Gancar juga menjelaskan, prinsip kegiatan yang diajarkan tidak hanya tentang membangun sebuah bisnis. Namun juga mencakup efek sustainability bisnis yang potensial serta bertujuan untuk kelestarian lingkungan.
Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun
"Create Share Value (CSV) ditujukan ke lembaga penyandang disabilitas di YPAC Surabaya adalah bentuk nyata dari Sustainable Development Goals (SDGs) yakni pendidikan yang berkualitas," terang Gancar.
Untuk itu, Gancar berharap program-program ini nantinya berdampak besar di masyarakat. Juga membuka serta menghasilkan pertumbuhan ekonomi inklusif.
Dalam kesepatannya, ketua pelaksana kegiatan Ferry A. Mustofa menyampaikan bahwa tekat mereka untuk memperluas sudut pandang masyarakat, terkait pemberdayaan anak difabel.
Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif
"Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi pihak lain dalam pemberdayaan saudara-saudara yang difabel dan memperluas pandangan masyarakat tentang pemasaran produk inovatif, kreatif, dan inspiratif," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
