Gambar titik pusat gempa 5,2 SR di dekat Kabupaten Lumajang. (Sumber BMKG)
Jember - Menurut informasi yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terjadi gempa bermagnitudo 5,2 SR di kedalaman 10 Km berpusat di 9,13 LS 113,06 BT 112 Km Barat Daya Lumajang.
Guncangan gempa itu terjadi Sabtu (11/5/2024) sekitar pukul 02.34 WIB.
Baca juga: BNI Sudah Laporkan Kasus KUR Jember 441 M Sejak 2024
Dari kejadian gempa yang terjadi di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur itu, juga ikut dirasakan masyarakat di wilayah Jember.
Namun demikian, menurut Petugas Pusdalops dan Danru TRC Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Firman Arifianto hingga pagi ini belum ada dampak dari kerusakan gempa.
"Terkait gempa sekitar pukul setengah 3 dini hari tadi, laporan sementara dari seluruh relawan di wilayah kecamatan masing-masing mengaku merasakan guncangan gempa," kata pria yang juga akrab disapa Arif ini saat dikonfirmasi di Mako BPBD Jember.
Namun demikian, ditambahkan Arif untuk yang merasakan dampak gempa cukup keras terjadi di wilayah kecamatan Jombang, Kencong, dan Gumukmas, dan Puger, khususnya yang dekat dengan wilayah titik gempa.
Baca juga: Kejati Jatim Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi KUR BNI Jember, Kerugian Negara Capai Rp41,4 Miliar
Terkait dampak dari guncangan gempa, belum ada yang melaporkan soal dampak kerusakan.
"Tapi kami hingga saat ini masih terus memantau, untuk mengamati dan memastikan dampak dari gempa. Lebih lanjut juga sembari terus melihat perkembangan laporan dari BMKG," ujarnya.
Sementara itu menurut Anggota Relawan Jember Bergerak Edo Sefti, warga di sekitar Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Jember sempat panik dengan kejadian gempa dini hari tadi.
Baca juga: Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sumur Banten, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah
"Saat itu banyak warga tidur lelap, langsung bangun saat terjadi gempa. Kencang guncangannya, bahkan banyak warga keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri," ujar Edo.
Meskipun terjadi beberapa detik, kata Edo, warga yang masih panik memilih untuk berada di luar rumah.
"Hingga pukul 5 subuh tadi, warga banyak di luar rumah. Karena khawatir ada gempa susulan yang lebih besar. Tapi untuk dampak kerusakan masih nihil, setelah tadi kita sisir wilayah pemukiman warga," tandasnya.
Editor : Aris S
