Kisah Dibalik Penetapan 12 Mei Sebagai Hari Perawat Sedunia

Kisah Dibalik Penetapan 12 Mei Sebagai Hari Perawat Sedunia © mili.id

Ilustrasi (iStock: CasarsaGuru)

Mili.id - Hari Perawat Sedunia atau International Nurses Day diperingati setiap 12 Mei.

Tujuan peringatan ini yaitu untuk mengapresiasi kinerja perawat seluruh dunia, atas kinerja dan pengorbanannya dalam tugasnya sebagai penolong masyarakat.

Baca juga: Ratusan Ribu Warga Surabaya Belum Beralih ke Identitas Digital, Disdukcapil Genjot Aktivasi IKD

Hari Perawat Internasional menjadi hal yang penting untuk diperingati, khususnya bagi para tenaga medis.

Sebab, peringatan itu membuat perawat jadi profesi yang patut diperhitungkan di mata para pembuat kebijakan dan publik.

Kisah Penetapan 12 Mei Sebagai Hari Perawat

Dilansir dari situs American Nurses Association, kisah di balik peringatan Hari Perawat Sedunia tidak dapat dilepaskan dari sosok Florence Nightingale.

Tanggal ini dipilih untuk mengenang kelahiran sosoknya pada tahun 1820 silam.

Nightingale merupakan perawat asal Inggris yang dikenal sebagai pelopor perawat modern.

Ketika Perang Krimea pecah di tahun 1850, Nightingale merupakan tokoh penting dalam keperawatan orang yang terdampak akibat perang itu.

Nightinghale berjasa besar dalam merawat dan membantu tentara Inggris yang terluka saat Perang Krimea.

Baca juga: Anas Karno Dorong Gen Z Bangun Ekonomi Kreatif Kampung

Ia memberlakukan praktik cuci tangan dan kebersihan yang ketat saat merawat tentara yang terluka.

Saat malam, Nightinghale juga memeriksa luka-luka para tentara dengan memegang lampu yang dibawanya.

Hal inilah yang membuatnya diberikan julukan "The Lady With the Lamp" atau "Wanita dengan Lampu".

Atas jasa-jasanya, Nightingale dan para tenaga medis lainnya kala itu berhasil mengurangi tingkat kematian dari 42 persen menjadi 2 persen.

Sejak saat itu, dia berinisiatif mendorongnya dan mengkampanyekan reformasi dalam perawatan kesehatan dan keperawatan.

Baca juga: Ketua LPMK Kalijudan Tuding Eri Cahyadi Ingkar Janji, Polemik Tarif SWK Kian Memanas

Kemudian, pada tahun 1860 ia membuka Sekolah Perawat Nightingale di Rumah Sakit St. Thomas, London.

Keberhasilan sekolah ini mendorong pendirian sekolah-sekolah pelatihan serupa untuk perawat di tempat lain, seperti di Australia, Kanada, dan Amerika Serikat.

Untuk menghormati jasanya, lembaga internasional keperawatan, International Council of Nurses (ICN) akhirnya menetapkan 12 Mei sebagai Hari Perawat Sedunia.

Sementara dalam perayaannya yang dilakukan selama satu minggu, biasanya disebut juga dengan Pekan Perawat Internasional.

Editor : Aris S



Berita Terkait