Pengguna Jalan di Kota Mojokerto Resah dengan Ulah Supeltas Jilati Sticklamp

Pengguna Jalan di Kota Mojokerto Resah dengan Ulah Supeltas Jilati Sticklamp © mili.id

Abdul Rohim yang dibawa petugas Satsamapta Polres Mojokerto Kota ke dinas sosial untuk mendapat perawatan dan pembinaan. Foto : istimewa

Mojokerto - Seorang pria diamankan Satsamapta Polres Mojokerto Kota karena meresahkan pengguna jalan khususnya perempuan dengan ulahnya yang tidak seronok dengan menjilati sticklamp.

Pria tersebut bernama Abdul Rohim yang merupakan sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas) di pertigaan Raya Ijen sisi timur, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Baca juga: Idul Adha Dan Waisak, Tempat Hiburan Sampai Panti Pijat Dilarang Buka di Kota Mojokerto 

Akibat ulahnya itu, Abdul Rohim kini dibawa ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto untuk mendapat pembinaan, Rabu (24/4/2024).

"Sudah kami amankan dan bawa ke Dinas Sosial Mojokerto untuk mendapat perawatan dan pembinaan," ujar KBO Satsamapta Polres Mojokerto Kota, Iptu Joko Sunarko, Kamis (25/4/2024).

Diamankannya Abdul Rohim setelah petugas mendapati laporan salah satunya dari Endah Lestari (34), pengemudi mobil yang sempat menjadi korban aksi tak senonoh supeltas.

Endah yang setiap pagi mengantar putrinya bersekolah kerap menemukan pelaku bertingkah cabul. Bahkan, Endah sempat mendapat pelecehan secara langsung oleh supeltas yang menempelkan wajahnya ke kaca kemudi mobil lalu menjilati sticklamp yang dibawa.

Baca juga: Ular Besar Masuk Rumah Warga Magersari, Petugas BPBD Kota Mojokerto Evakuasi dari Bawah Lemari

"Beberapa hari lalu saya sempat kena aksinya waktu antar anak saya. Bukannya mengatur lalu lintas, pelakunya justru mengintip dari kaca terus menjilati sticklamp-nya seperti perbuatan pelecehan seksual," ucap korban.

Tak hanya ke dirinya, aksi tak senonoh itu juga kerap ditunjukkan ke pengendara perempuan lain. Khususnya, para pelajar yang hendak melintas di simpang tiga perbatasan antara Kota dan Kabupaten Mojokerto tersebut.

"Kalau saya sih masih terhitung aman karena pakai mobil. Tapi anak-anak SMA yang perempuan dan pakai motor mungkin juga resah, cuman belum berani melapor. Baru terlihat seminggu ini berjaga di sana (simpang tiga). Sebelumnya tidak pernah terlihat," imbuhnya.

Baca juga: Ayah Tiri Nekat Cabuli Anak Istri di Mojokerto, Dipolisikan Keluarga

Kesal dengan kejadian itu, warga Villa Royal Regency tersebut lantas melaporkan aksi Abdul Rohim ke petugas yang melaksanakan penjagaan pagi di Alun-alun Wiraraja, Kota Mojokerto, sekitar pukul 07.15 WIB.

Kurang dari satu jam, Abdul Rohim langsung diamankan petugas dan dibawa ke Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto untuk dicek psikologisnya dan dibina. "Orangnya seperti ada gangguan kejiwaan," pungkas Endah.

Editor : Aris S



Berita Terkait