Truk Bermuatan Ikan Terguling di Jalur Gumitir Jember-Banyuwangi, Ini Penyebabnya

Truk Bermuatan Ikan Terguling di Jalur Gumitir Jember-Banyuwangi, Ini Penyebabnya © mili.id

Truk muatan ikan terguling di jalur Gumitir akibat retakan jalan. (Relawan Gumitir for Mili.id)

Jember - Akibat adanya retakan jalan di jalur Gumitir Jember-Banyuwangi, tepatnya di KM 334 wilayah sekitar Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember.

Truk bermuatan ikan yang berangkat dari Kabupaten Demak, Jawa Tengah menuju Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur terguling sekitar pukul 19.15 WIB, Sabtu (20/4/2024) malam.

Baca juga: Ratusan Relawan Mojokerto Ikuti Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Ini Kata Cak Sumardi

Truk berpelat nomor K 9027 QD yang dikemudikan oleh Warin (30) asal Kabupaten Rembang, Jawa Tengah bersama satu orang kernetnya itu, sudah melaju dengan hati-hati saat berada di tikungan, yang juga diketahui ada retakan jalan.

Selain dari pihak kepolisian, sejumlah relawan dari Kelompok relawan Ben Seromben Jember, dan relawan Gumitir juga berada di lokasi untuk membantu.

Baca juga:

Hati-Hati, Jalan Jalur Gumitir Jember-Banyuwangi Muncul Retakan

"Kecelakaan itu diduga akibat adanya retakan jalan, dan informasi kecelakaan ini kami terima dari anggota relawan Gumitir. Kemudian bersama kami, kita di lokasi kejadian, untuk membantu anggota polisi memberikan imbauan kepada pengguna jalan yang melintas untuk hati-hati," kata Anggota relawan Ben Seromben Jember Maya Cendrawasih saat dikonfirmasi di lokasi jalur Gumitir.

Dijelaskan Maya jika dari keterangan sopir truk jika dirinya melaju dari arah barat ke timur, dan laju truk juga tidak kencang, dan ketika sampai di lokasi yang ada retakan jalan, tiba-tiba truk miring dan terguling.

Beruntung tidak ada korban jiawa dari kecelakaan tunggal itu, dan pihak relawan memberikan imbauan kepada sopir truk lainnya yang akan melintas untuk istirahat di bahu jalan sebelum masuk jalur Gumitir, sebab dikhawatir terjadi kecelakaan susulan, sambil menunggu pihak terkait.

Baca juga: Ketua MAKI Jatim Apresiasi Pemenang Kompetisi Fun Run 5K di Jember

"Selain itu, kondisi truk posisinya juga miring dan makan badan jalan sampai ke tengah, sehingga kendaraan yang melintas harus hati-hati," tambahnya.

Untuk menghindarai kendaraan yang mengular, para relawan bersama pihak polisi menerapkan sistem buka tutup.

Dengan sistem buka tutup ini diungkapkan Maya jika arus kendaraan dari arah Banyuwangi, kemacetan dari Patung Gandrung hingga ke lokasi kecelakaan, sedangkan dari arah Jember kemacetan sampai di Watu Gudang.

Terkait retakan jalan, Maya menambahkan untuk penyebabnya masih dipastikan, namun diduga diduga karena intensitas hujan tinggi.

"Karena kemarin itu curah hujan tinggi (di lokasi kejadian), diduga ada titik jenuh air yang menyebabkan retakan-retakan kecil," ulasnya.

Baca juga: Antusias Warga Jember Ikuti Kompetisi Fun Run Gratis, Gebrakan MAKI Jatim

Diketahui dari lokasi kejadian, muatan ikan itu berceceran dan memenuhi badan jalan.

Dibantu relawan, warga sekitar, dan anggota Polsek Sempolan, saat ini masih upaya dilakukan proses evakuasi truk yang terguling dan membersihkan tumpahan ikan di jalan.

"Anggota masih ada di lokasi kejadian bersama relawan, dan saat ini dilakukan proses evakuasi atau penanganan terkait buka tutup arus. Lebih lanjut akan kami jelaskan detail terkait kecelakaan tunggal yang diduga akibat retakan jalan itu. Mohon waktu," kata Kapolsek Silo AKP M Na’i saat dikonfirmasi terpisah.

"Untuk arus lalu lintas terpantau ramai lancar. Tidak sampai sebabkan kemacetan panjang," ujarnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait