Banjir lahar dingin di Lumajang (Foto: Ist)
Surabaya - Banjir lahar dingin Gunung Semeru menyebabkan suami istri di Lumajang tewas terseret arus.
Suami istri itu diketahui merupakan warga Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Keduanya ditemukan tewas terseret banjir lahar dingin Gunung Semeru pada Kamis (18/4/25) malam.
Baca juga: Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Capai 3 Kilometer
Keduanya bernama Bambang (50) dan Ngatini (47). Mereka terseret banjir lahar dingin, saat melintasi Jembatan Desa Kloposawit.
Kepala BPBD Jatim, Gatot Soebroto mengatakan bahwa dua korban itu terseret banjir saat melintasi Jembatan Desa Kloposawit, Candipuro.
Baca juga: Semeru Kembali Erupsi, PVMBG Keluarkan Imbauan Waspada untuk Warga
"Betul, kedua korban suami istri. Mereka melintasi jembatan menggunakan motor sekira pukul 20.30 WIB, semalam," ungkap Gatot, Jumat (19/4/2024).
Gatot menyampaikan bahwa kedua korban yang terseret banjir lahar dingin itu dibantu warga dan petugas. Namun nahas, nyawa keduanya tidak tertolong ketika berhasil dievakuasi.
Baca juga: Gunung Semeru Erupsi Lagi, 16 Gempa Letusan Tercatat dalam 6 Jam
"Suami istri itu sudah ditemukan. Saat itu juga dievakuasi ke rumah sakit terdekat," pungkas Gatot.
Editor : Narendra Bakrie
