Aning, Berharap Parkir Insidentil TJU Nambah PAD Kota Surabaya

Aning, Berharap Parkir Insidentil TJU Nambah PAD Kota Surabaya © mili.id

Aning Rahmawati/Foto:mili/roy

Mili.id - Terkait parkir di alun-alun Kota Surabaya, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Aning Rahmawati meminta supaya parkir tersebut ada pendapatan. 

"Parkir itu (supaya) ada retribusi yang masuk dari parkir kebijakan umum." tegas Aning, Selasa (4/1).

Baca juga: Pemkot Surabaya Terapkan Tiga Strategi Jitu Optimalisasi Aset Daerah

Aning menyatakan, dari pihak Dinas Perhubungan (Dishub) rencana awalnya tidak memasukkan pada parkir kebijakan umum, melainkan di tempatkan pada area terdekat. Sehingga pihaknya menyarankan parkir dialihkan ke TJU (Tepi Jalan Umum)

"Di Perda 8 2012 ada yang tanpa SK Walikota, yaitu pemasukan dari parkir TJU insidentil." ungkap Aning. 

Baca juga: Parkir TJU Jalan Tunjungan Resmi Dihapus, Pemkot Surabaya Sediakan Beberapa Lokasi

Aning menuturkan ada dibeberapa lokasi yang sudah ditentukan oleh Dishub, di antaranya di seputar SWK, Sedap Malam dan Grahadi, menurutnya tiga tempat itu yang akan fokus jadi pantauannya.

"Itu yang kita akan pantau dan kawal karena ranahnya Komisi C, (sebab) itu pendapatan parkir dari tiga wilayah yang ada disekitaran alun." urai Aning. 

Baca juga: Aset Tidur Milik Pemkot Surabaya Bisa Dimanfaatkan Masyarakat untuk Mendongkrak PAD

Karenanya, dia berharap pendapatan parkir insidentil TJU bisa menambah PAD kota Surabaya, mengingat antusias masyarakat sangat luar biasa. 

"Masyarakat antusias nya luar biasa." tandas Aning. 

Editor : Redaksi



Berita Terkait