Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Pasma Royce. (Wendy/Mili.id)
Surabaya - Guna mengantisipasi kerawanan saat Idul Fitri 1445 Hijriah, yang diperkirakan jatuh pada 10 April 2024 mendatang, ada 155,165 personel gabungan TNI/Polri dan stakeholder lainnya untuk mengamankan Surabaya dari tindak kriminalitas.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Pasma Royce mengatakan, masyarakat yang mudik dan meninggalkan rumah tak perlu cemas. Nantinya, petugas di lapangan akan melakukan pendataan rumah kosong ditinggal mudik.
"Kita akan melakukan kegiatan awal koordinasi dengan pengurus ditingkat RT dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan pendataan rumah-rumah kosong yang ada. Nantinya itu akan menjadi rute patroli kami," katanya, Selasa (03/04/2024).
Meski rumah kosong ditinggal mudik itu akan diawasi petugas, Pasma berpesan kepada masyarakat untuk tetap memberikan pengaman ganda di rumahnya, untuk mengantisipasi dibobol maling.
"Pemilik rumah supaya bisa melakukan ekstra keamanan di rumahnya masing-masing. Seperti menambah kunci pagar ataupun lainnya, dan menitipkan kepada pengurus kampung setempat. Itu menjadi bahan untuk kita mengantisipasi giat patroli pengawasan rumah kosong," tambahnya.
Selain rumah kosong, Pasma juga memberikan atensi terhadap pusat keramaian, seperti mal contohnya. Pihaknya juga membuat pos pengamanan yang tersebar di sejumlah titik rawan kota Surabaya.
"Pusat perbelanjaan, pusat ekonomi menjadi perhatian kita juga untuk melakukan kegiatan kamtibmas tentunya menjadi kegiatan patroli sambang untuk memberikan keamanan dan kenyamanan sehingga aktivitas masyarakat berjalan lancar dan aman," pungkasnya.
Nantinya, setiap pos akan diisi petugas gabungan TNI/Polri serta Pemkot Surabaya. Hal ini dilakukan karena diperkirakan eskalasi masyarakat mengalami peningkatan di penghujung bulan suci Ramadan.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi
Editor : Achmad S
