Kapolsek Mayang, Iptu Sugeng Romdoni (Foto: Hatta/mili.id)
Jember - Polisi turun tangan menyelidiki kasus keracunan massal diduga akibat menu buka puasa gratis yang dibagikan sejumlah orang di Jember.
Kapolsek Mayang, Iptu Sugeng Romdoni mengatakan, tercatat sementara korban 56 orang. Korban dimungkinkan tidak hanya dari satu wilayah saja.
Baca juga: Ketua MAKI Jatim Apresiasi Pemenang Kompetisi Fun Run 5K di Jember
Baca juga: Puluhan Warga Jember Keracunan, Diduga Usai Makan Menu Buka Puasa Gratis
"Di Puskesmas Mayang ada sekitar 43 orang, di Klinik Purwoko 13 orang. Dugaan sementara, peristiwa ini terjadi saat waktu Ashar. Ada pembagian takjil di depan SDN Mayang 01, atau disamping Polsek Mayang," ungkap Sugeng di Puskesmas Mayang, Senin (1/4/2024) dinihari.
Menurut Sugeng, sejumlah orang langsung dimintai keterangan, untuk mengurai kasus ini.
Baca juga: Antusias Warga Jember Ikuti Kompetisi Fun Run Gratis, Gebrakan MAKI Jatim
"Dari kejadian ini kita amankan barang bukti makanan sisa. Juga beberapa orang yang membagikan dan membuat makanan sudah kita periksa di mapolsek," jelas dia.
Sugeng menyatakan bahwa tidak menutup kemungkinan jumlah korban bertambah.
"Ada potensi korban bertambah. Sehingga tadi kita koordinasi dengan para kepala desa di wilayah Kecamatan Mayang, untuk memonitor warganya berkoordinasi dengan RT, RW, menyisir, jika mengalami keluhan pusing, mual, dan muntah agar segera dirujuk ke puskesmas," bebernya.
Meski demikan, Sugeng mengatakan bahwa para korban mayoritas warga di wilayah Kecamatah Mayang.
"Yang membagikan juga orang sini dari Kecamatan Mayang. Tapi tidak menutup kemungkinan ada warga lain di luar Mayang," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
