Jejak ban ditemukan di sekitar lokasi penemuan mayat cewek di Nganjuk (Foto: Ist)
Nganjuk - Selain sprei, bantal dan guling, ditemukan juga jejak ban diduga mobil di sekitar lokasi penemuan mayat cewek telanjang di hutan Nganjuk.
Barang-barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi penemuan mayat kawasan hutan Petak 117 RPH Dusun Kedungpingit, Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso itu menjadi langkah awal polisi melakukan penyelidikan.
Baca juga: Sinergi PWI, Polres, dan Lintas Sektor Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Nganjuk
Baca juga: Ciri-ciri Mayat Cewek Terbungkus Seprai di Hutan Kawasan Nganjuk
"Masih penyelidikan," ujar Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Supriyanto, Selasa (26/3/2024).
Dari data yang diperoleh mili.id, korban memiliki ciri-ciri berambut pirang sambungan, mengenakan behel gigi dan berkulit putih. Cewek ini diduga korban mutilasi, karena kedua telapak tangannya terpotong dan hilang.
Dalam identifikasi, polisi mendapati mayat korban dibungkus seprai.
"Selain seprai, juga diamankan dua bantal dan guling. Coraknya sama, yakni bunga-bunga dengan warna biru, putih, dan kuning," papar Supriyanto.
Baca juga: Ratusan Personel Disiagakan, Polres Nganjuk Amankan Kunjungan Wakapolri Tinjau Museum Marsinah
Seprai dan bantal guling bermotif sama yang ditemukan di sekitar lokasi penemuan mayat cewek di Nganjuk (Foto: Ist)
Hingga kini, polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan misteri kematian cewek yang diperkirakan memiliki tinggi badan 165 sentimeter itu.
Sementara bagi masyarakat yang merasa kehilangan sanak-saudara ataupun tetangga, bisa melapor ke kantor polisi terdekat atau bisa mengecek mayat tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk.
Baca juga: Mayat Cewek Terbungkus Seprai Ditemukan di Nganjuk, Dua Telapak Tangannya Hilang
Baca juga: Mayat Misterius di Muara Tambak Wedi, Warga Surabaya Heboh
Mayat tersebut kali pertama ditemukan dengan kondisi telanjang terbungkus seprai berikut dua bantal dan sebuah guling. Sekujur tubuh mayat terlihat sudah membengkak dan bagian wajah membusuk, menghitam dipenuhi belatung.
Mayat cewek itu dicek pertama kali oleh Suyitno, polisi hutan setempat. Dia mengecek ke lokasi setelah mendapat telepon dari pimpinannya, bila di areal hutan petak tersebut ditemukan mayat tanpa telapak tangan.
"Saya dibel (telepon) sama atasan saya, kalau ada mayat ditemukan di tempat sampah dekat petak 117. Jenis kelamin wanita, pergelangan tangan kanan dan kiri terputus," ujar Suyitno.
Editor : Narendra Bakrie
