Sangkar burung hasil karya Purnomo, perajin Situbondo (Foto: Ist)
Situbondo - Perajin sangkar burung di Situbondo mendapat berkah bulan ramadan, dengan banyaknya pesanan.
Sangkar burung buatan Purnomo (38), warga Jalan Sucipto, Situbondo itu dipesan dari beberapa daerah di Indonesia, mulai se Jawa Timur, Pulau Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga Sumatera.
Baca juga: Komitmen Bersih Narkoba, Kapolres Situbondo Jalani Tes Urine bersama PJU dan Kapolsek Jajaran
"Alhamdulillah, pada bulan ramadan kebanjiran pesanan," ungkap Purnomo ditemui di rumahnya, Minggu (24/3/2024).
Menurutnya, sebelum menjadi perajin sangkar burung, dirinya hobi memelihara burung berkicau. Sehingga begitu sangkarnya rusak, dia memperbaiki sendiri.
"Dari sekedar hobi, saat ini saya membuat sangkar burung menjadi pekerjaan tetap. Setiap bulan saya bisa membuat 17 sangkar burung berkicau," beber Purnomo.
Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026
Proses pembuatan sangkar burung oleh perajin di Situbondo
Purnomo menjelaskan bahwa pembuatan sangkar burung cukup rumit. Apalagi ketika desain menyesuaikan permintaan pemesan. Sehingga proses pembuatannya menghabiskan waktu lumayan lama.
"Karena proses pembuatannya cukup rumit, sehingga setiap bulan saya hanya mampu membuat 17 sangkar burung. Jadi kadang saya meminta kepada pemesan, agar bersabar," tambahnya.
Baca juga: Polres Situbondo Amankan Komplotan Pelaku Curas Moncel
Purnomo menambahkan, untuk harga sangkar, dirinya menyesuaikan dengan desain dan tingkat kerumitannya.
"Satu sangkar saya jual tergantung tingkat kerumitannya dan ukurannya. Rata-rata Rp1 juta per sangkar," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
