Bus Gunung Harta Hantam Truk di Jalur Pantura Situbondo, 1 Orang Tewas dan 5 Terluka

Bus Gunung Harta Hantam Truk di Jalur Pantura Situbondo, 1 Orang Tewas dan 5 Terluka © mili.id

Kondisi Bus Gunung Harta usai bertabrakan dengan truk Fuso di Jalur Pantura Situbondo (Foto: Fatur Bari/mili.id)

Situbondo - Kecelakaan melibatkan Bus Gunung Harta dan truk Fuso terjadi di Jalur Pantura Situbondo, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kamis (7/3/2024).

Satu orang tewas dan 5 lainnya luka-luka akibat kecelakaan truk Fuso bernopol L 9908 UF kontra bus L 7510 UN tersebut.

Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026

Korban tewas adalah sopir truk bernama Supanji, asal Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. Sedangkan 5 orang yang mengalami luka, salah satunya sopir bus bernama Samsul, asal Gumuk Mas, Jember.

Kecelakaan adu banteng ini juga mengakibatkan bagian depan truk dan bus hancur. Arus lalu lintas di jalur ini sempat macet, karena kedua kendaraan melintang di badan jalan.

Informasi yang diperoleh mili.id, Bus Gunung Harta itu awalnya melaju dari timur menuju barat. Sedangkan truk Fuso melaju dari arah berlawanan.

Saat melintas di lokasi kejadian dengan kondisi jalan menikung, bus terlalu ke kanan, sehingga bertabrakan dengan truk tersebut.

Baca juga: Bus STJ Jakarta–Surabaya Terguling di Tol Jombang, 10 Penumpang Luka-Luka

Polisi mengevakuasi truk yang terlibat kecelakaan dengan Bus Gunung Harta di SitubondoPolisi mengevakuasi truk yang terlibat kecelakaan dengan Bus Gunung Harta di Situbondo

"Kejadiannya sangat cepat. Suara benturannya sangat keras. Saat kejadian saya sedang duduk bersama teman-teman di sekitar Wisata Kampung Kerapu ini," jelas Rudi, salah satu saksi.

Sementara Kapolres Situbondo, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto mengatakan bahwa anggota Unit Gakkum Satlantas telah melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban serta dua kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Baca juga: Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir di Sooko Mojokerto

"Saya kebetulan sedang melintas di lokasi untuk menghadiri kegiatan di Banyuglugur. Saya langsung turun tangan, mengingat TKP merupakan jalur yang menghubungkan Jawa-Bali," ungkap Dwi.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Situbondo, Ipda Kadek Yasa mengatakan, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah sopir bus yang mengambil haluan terlalu ke kanan.

"Sopir bus kurang hati-hati saat melintas di lokasi kejadian," terang Kadek Yasa.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait