Jamin Kesehatan Atlet PON, KONI Jatim Gandeng RSUD Dr Soetomo Surabaya

Jamin Kesehatan Atlet PON, KONI Jatim Gandeng RSUD Dr Soetomo Surabaya © mili.id

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Ketua KONI Jatim M Nabil dengan Dirut RSUD dr Soetomo Prof Dr dr Cita Rosieta Sigit Prakoeswa, Sp.DVE di Ruang Abiyoso RSUD Dr. Soetomo, Surabaya.(Zain Ahmad/mili.id)

Surabaya - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur berkerja sama dengan RSUD dr Soetomo dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan kualitas olahraga prestasi di Jatim.

Kerja sama ini dalam pelayanan kesehatan para atlet, pelatih dan official, edukasi pencegahan cedera, penanganan cedera olahraga hingga penelitian yang menjadi lingkup kajian dari sport clinic.

Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Ketua KONI Jatim M Nabil dengan Dirut RSUD dr Soetomo Prof Dr dr Cita Rosieta Sigit Prakoeswa, Sp.DVE di Ruang Abiyoso RSUD Dr. Soetomo, Surabaya.

Ketua KONI Jatim, M Nabil mengatakan kerja sama ini sangat penting dalam rangka memberi jaminan bagi atlet yang cedera agar segera pulih. Apalagi, pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut tersisa beberapa bulan saja.

Menurut Nabil, kerja sama ini sebenarnya bukan hal baru karena selama ini KONI Jatim juga sudah bekerja sama dengan RSUD dr Soetomo untuk menjaga kesehatan atlet, terutama saat mereka mengalami cedera, termasuk juga soal gizi dan sport science.

Namun, tidak terbatas pada hal itu, KONI Jatim juga mendorong agar kerja sama ini ke depan bisa berlanjut dalam hal yang lain. Seperti dukungan tim kesehatan dari RSUD Dr Soetomo saat pelaksanaan PON XXI/2024 Aceh-Sumut.

Pada kesepatan ini, Nabil juga berharap atlet-atlet yang usai menjalani Babak Kualifikasi PON XXI/2024 tidak menutup-nutupi bila cedera agar segera bisa ditangani.

"Bagaimana atlet tidak menutup-nutupi ketika cedera karena takut dicoret dari Puslatda. Ujung-ujungnya saat tampil di PON malah ketahuan cederanya," jelas Nabil, Jumat (16/2/2024).

Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun

Untuk pembiayaan sendiri, atlet tidak perlu khawatir karena seluruhnya sudah dicover oleh BPJS Ketenagakerjaan sehingga mendapat penanganan prima tanpa mengeluarkan uang.

Dengan kerja sama ini, ia berharap seluruh atlet dapat sangat siap terutama kesehatannya menghadapi PON XXI 2024 Aceh-Sumut.

Sementara itu, Dirut RSUD dr Soetomo Prof Cita Rosieta Sigit Prakoeswa menyambut baik kerja sama tersebut. Ia berkomitmen memberikan yang terbaik bagi atlet Jatim sehingga dapat mempertahankan prestasinya.

Dalam penanganan atlet, Prof Cita mengatakan bahwa di RSUD dr Soetomo ada beberapa spesialisasi mulai dari pelayanan sport klinik, spesialis ortopedi, spesialis fisiologi, ahli gizi, rehabilitasi medik, hingga psikologi.

Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif

"Kami berharap banyak ke depan semua aspek promotif, preventif, kuratif dan rahibilitatif atlet Jatim bisa diterapkan. Promotif bagaimana mengedukasi, kemudian preventif kita tahu ada primer, sekunder, tertier prevention untuk atlet karena bagaimana pun promosi preventif lebih baik dari terapi ketika mereka mengalami cedera," jelasnya.

Namun demikian, Prof Cita mengatakan bahwa RSUD dr Soetomo sangat siap melakukan penanganan cedera atlet Jatim terutama tindakan operasi dan rehabilitasi medis dengan adannya sport clinic yang dimiliki.

"Sport clinic ada dr Andre Triadi Desnantyo dan timnya. Sedangkan direhabilitasi medis ada Dr dr Damayanti Tinduh yang selama ini sudah banyak menangani cedera atlet Jatim," tandasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait