Akhirnya Aril Ditemukan Tewas Tenggelam di Pantai Sijile Situbondo

Akhirnya Aril Ditemukan Tewas Tenggelam di Pantai Sijile Situbondo © mili.id

Jasad Aril dievakuasi ke bibir pantai.(Fatur Bari/mili.id)

Situbondo - Setelah sehari sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam di Pantai Sijile, Situbondo, akhirnya Moh Nazril Ilham (16), warga Dusun Ranurejo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo tewas, Kamis (15/2/2024).

Diperoleh keterangan, sekitar pukul 04.30 WIB, saat kondisi air di Pantai Sijile di Kecamatan Banyuputih ini kondisinya surut, digunakan kerabat korban melakukan pencarian menggunakan kano.

Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026

Sedangkan sekitar pukul 05.00 WIB, petugas gabungan antara Satpolairud Polres Situbondo dengan petugas Taman Nasional Baluran Situbondo, juga melakukan pencarian.

Ketika melakukan penyisiran menggunakan speedboat, petugas melakukan manuver bertujuan intik membuat ombak buatan di sekitar korban tenggelam.

Upaya itu akhirnya membuah hasil, dan jasad Aril yang ada di dasar laut muncul ke permukaan.

Selanjutnya, jasad korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

"Alhamdulillah korban berhasil ditemukan, meski kondisinya sudah meninggal," ujar Fathor, salah seorang kerbat dekatnya, Kamis (15/2/2024).

Baca juga: Tragedi di Lereng Dukono: Letusan Gunung di Halmahera Tewaskan Dua WNA dan Satu Pendaki Lokal

Menurut dia, sebetulnya pihak keluarga sempat melarang korban bermain kano dan berenang di Pantai Sijile, namun korban tetap maksa untuk pergi ke pantai.

"Karena korban murni meninggal karena tenggelam, sehingga keluarga mengaku ikhlas dengan jalan hidup Aril," kata Fathor, sembari mengusap air matanya yang mengalir deras dipipinya.

Kasatpolairud Polres Situbondo AKP I Gede Sukarmadiyasa membenarkan korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal.

Baca juga: 16 Jenazah Korban Bus ALS vs Truk Tiba di RS Bhayangkara Palembang

"Karena pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi, dan disekujur tubuhnya tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan, sehingga jasad korban langsung diserahkan kepada keluarganya," katanya.

Namun sebelum jasad korban Aril diserahkan kepada keluarganya, pihaknya meminta kepada salah seorang kerabatnya, untuk menulis surat pernyataan.

"Sebelum jasad diserahkan, saya minta kepada salah seorang kerabatnya, untuk menulis surat pernyataan," pungkasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait