Penjualan pupuk dengan diskon itu dilakukan di gudang pupuk penyangga Petrokimia-Gresik, Dusun Krajan, Desa Langkap, Kecamatan Bangsalsari, Jember.(M Hatta/mili.id)
Jember - Sebanyak 5.000 kupon diskon pembelian pupuk dibagikan kepada seluruh petani yang ada di wilayah Kabupaten Jember.
Penjualan pupuk dengan diskon itu dilakukan di gudang pupuk penyangga Petrokimia-Gresik, Dusun Krajan, Desa Langkap, Kecamatan Bangsalsari, Jember.
Baca juga: Ketua MAKI Jatim Apresiasi Pemenang Kompetisi Fun Run 5K di Jember
Adanya penjualan pupuk nonsubsidi dengan harga diskon itu diharapkan agar para petani di wilayah Jember mendapatkan pupuk nonsubsidi jenis UREA dan NPK, dengan harga terjangkau, untuk kebutuhan masa tanam bulan Maret 2024 mendatang.
Menurut SVP Ritel PT Pupuk Indonesia Rezaril Frissandy, untuk pembelian pupuk nonsubsidi dengan menggunakan diskon itu, nantinya setiap satu orang petani mendapat satu kupon dengan menunjukkan kartu e-KTP, yang bisa digunakan untuk membeli dua karung pupuk nonsubsidi.
"Jadi kami membagikan 5.000 kupon, nantinya satu kupon itu dapat digunakan untuk membeli dua karung pupuk dengan berat total 50 Kg. Jenis pupuk nonsubsidinya Nitrea (Urea) dan Ponska plus (NPK). Dengan berat masing-masing 25 Kg," ujar Reza saat dikonfirmasi disela acara.
Lanjut Reza, untuk harga satu karung pupuk nonsubsidi itu, pembelian dengan menggunakan kupon, akan mendapatkan diskon kurang lebih 40 persen.
"Dengan potongan harga pupuk nonsubsidi, dari yang harganya Rp 450 ribu, menjadi Rp 270 ribu. Pembeliannya hanya dilakukan di acara Gebyar Diskon Pupuk ini," sambungnya.
Terkait adanya kegiatan penjualan pupuk nonsubsidi dengan harga diskon itu. Kata Reza, sebagai persiapan bagi petani di Jember yang akan memasuki masa tanam.
"Sehingga kita perlu mensupport petani, dan dilakukan lewat gebyar diskon pupuk ini. Terlebih juga, seperti yang kita ketahui bersama. Saat ini (petani) juga sedang menghadapi (cuaca ekstrem) el nino dan memenuhi kebutuhan pupuk bagi petani yang sangat tinggi," ujarnya.
Terkait pembelian pupuk nonsubsidi itu dilakukan hanya sehari mulai pukul 07.00-sampai sore dan PT Pupuk Indonesia menyediakan kurang lebih 250 ton pupuk nonsubsidi.
"Namun demikian, terkait kegiatan penjualan pupuk diskon ini tidak hanya di Jember.
Kita laksanakan di tiga provinsi, dan kurang lebih 45 titik. Ada di Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta), yang berada di pulau Jawa," sebutnya.
Baca juga: Antusias Warga Jember Ikuti Kompetisi Fun Run Gratis, Gebrakan MAKI Jatim
"Alasan kami di Jember karena merupakan lokasi yang sangat potensial dan (kabupaten) tiga terbesar (Jawa Timur)," imbuhnya.
Sementara itu, menurut Bupati Jember Hendy Siswanto dengan adanya penjualan pupuk nonsubsidi dengan diskon ini membantu kebutuhan petani terkait kebutuhan pupuk.
Terlebih dengan kondisi sekarang, yang saat ini banyak wilayah mengalami kelangkaan pupuk bersubsidi.
"Jadi memang tahun 2024 ini, kita pengajuan pupuk nonsubsidi itu cuma mendapat 50 persen. Padahal keperluannya banyak sekali. Tentunya (dengan adanya) kebijakan dari pemerintah pusat ini (penjualan pupuk non subsidi dengan diskon) upaya yang baik," ucap Hendy.
"Sehingga membantu masyarakat, dan mendukung pemerintah kabupaten, untuk memenuhi kondisi kekurangan pupuk yang dirasakan petani," sambungnya.
Terkait solusi memenuhi kebutuhan pupuk bagi petani, kata Hendy, Pemkab Jember saat ini membangun dan memproduksi pupuk organik.
"Selain kami juga melakukan pengajuan bantuan pupuk (bersubsidi). Dengan adanya gebyar diskon untuk pembelian pupuk nonsubsidi ini juga turut membantu," ucap Hendy.
Lebih jauh kata Hendy, terkait kegiatan gebyar diskon pupuk diharapkan dapat terlaksana sesering mungkin.
"Karena Ini sangat membantu masyarakat Jember. Apalagi Karena Jember memang ada petani yang cukup banyak dan lahan pertaniannya yang cukup luas. Kita (Jember), punya lahan pertanian tersebar se Indonesia," tandasnya.
Terpisah, salah satu petani asal Desa Jubung, Kecamatan Sukarambi, Jember, Muhammad Nur mengaku merasa terbantu dengan adanya pupuk yang dijual dengan harga diskon itu.
"Adanya pupuk murah (diskon) ini cukup membantu. Apalagi kami petani juga mengalami penjualan hasil tani yang cukup murah saat ini. Jadi jelas ada giat (pupuk diskon) ini, meringankan beban kami petani saat masa tanam berikutnya," kata Nur.
Editor : Aris S
