Gus Yani Hadiri Deklarasi Prabowo-Gibran, Begini Respons PDIP Jatim dan Pemkab Gresik

Gus Yani Hadiri Deklarasi Prabowo-Gibran, Begini Respons PDIP Jatim dan Pemkab Gresik © mili.id

Bupati Gresik Gus Yani hadir dalam deklarasi Prabowo-Gibran, bersama kakak iparnya, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Foto: Ist)

Gresik - PDI Perjuangan (PDIP) Jatim dan Pemkab Gresik buka suara terkait hadirnya Bupati Fandi Ahmad Yani (Gus Yani) dalam deklarasi Prabowo-Gibran di Sidoarjo pada Kamis (1/2/2024) kemarin.

Diketahui, Gus Yani yang merupakan menantu dari Pengasuh Ponpes Bumi Sholawat Sidoarjo, KH. Ali Masyhuri (Gus Ali). Dia hadir dalam deklarasi itu, juga bersama kakak iparnya, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor).

Baca juga: Said Abdullah Ingatkan Ketua DPRD Surabaya Baru Jaga Amanah dan Perkuat Sinergi Lembaga

Dalam Pilkada Gresik 2020, Gus Yani diusung oleh PDIP, hingga memenangkan kontestasi politik di Kota Pudak tersebut.

Sekretaris PDIP Jatim, Sri Untari buka suara terkait hadirnya Gus Yani dalam deklarasi dukungan terhadap Prabowo-Gibran tersebut.

"Saya tanyakan dulu. Klarifikasi dan terkait sanksi nanti dulu," terang Sekertaris PDIP Jatim, Sri Untari.

Terpisah, Pemkab Gresik juga buka suara terkait keterlibatan Gus Yani yang masih aktif sebagai bupati, dalam acara kampanye Prabowo-Gibran di Sidoarjo itu.

Baca juga: PDI Perjuangan Rombak Total DPC dan DPD Se Indonesia

"Beliau di sana bukan niat kampanye, melainkan menghormati orang tua (mertuanya). Karena diundang oleh Gus Ali," jelas Kabag Protokol Bupati Gresik, Imam Basuki, Jumat (2/2/2024) sore.

Terkait pose Gus Yani dengan dua jari dan kemeja biru muda khas paslon Prabowo-Gibran, Imam mengaku tidak bisa memastikan kalau bupatinya itu kampanye.

"Yang mendeklarasikan paslon kan kiainya. Yang saya tahu, prinsipnya bupati hanya mendatangi undangan dari orangtuanya. Kalau masalah pose tangan dua jari itu, saya kurang tahu," beber Imam.

Baca juga: Balai Kreasi MPP PDIP Surabaya Siap Jadi Model Nasional Pemberdayaan UMKM

Soal izin cuti Gus Yani ketika menghadiri kampanye di Sidoarjo tersebut, Imam menyatakan bahwa bupatinya itu telah mengajukan cuti pada Kamis lalu.

"Kalau pengajuan cuti saya pernah dengar. Kalau bentuk fisik tertulis saya gak tahu apakah waktu itu cuti atau tidak," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait