Pembunuh Gadis TKW asal Jember: Tetangga Desa, Ditembak Mati Polisi Malaysia

Pembunuh Gadis TKW asal Jember: Tetangga Desa, Ditembak Mati Polisi Malaysia © mili.id

Foto semasa hidup gadis TKW asal Jember yang jadi korban pembunuhan di Malaysia (Foto: Ist)

Jember - Pelaku pembunuhan gadis TKW asal Jember ditembak mati polisi Malaysia. Pelaku ternyata tetangga desa korban, yang menjadi TKI di Negeri Jiran tersebut.

Hal itu disampaikan Sub Koordinator Divisi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Jember, Rida Herawati.

Baca juga: 49 Adegan Sadis! Detik-detik Badut Mainan Habisi Mertua di Mojokerto Direka Ulang

Baca juga: Gadis TKW asal Jember Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Malaysia

Menurut Rida, korban adalah Windri Nur Fadila (18), asal Desa Jenggawah, Kecamatan Jenggawah. Sedangkan pelaku diketahui bernama Moh. Jamroji (21), warga Desa Jatisari, kecamatan setempat.

"Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, pelaku adalah tetangga korban. Kondisi pelaku sudah meninggal dunia. Terkait proses penyelidikan masih dilakukan kepolisian di Malaysia," jelas Rida, Kamis (1/2/2024).

"Terduga pelaku ini tinggal berdua dengan ibunya," tambahnya.

Rida menyebut bahwa pelaku ditembak mati oleh polisi Malaysia, lantaran melawan saat disergap.

"Dari informasi yang kami terima, terduga pelaku ditembak mati oleh polisi Malaysia. Kabarnya saat akan diamankan melakukan perlawanan," ungkap dia.

Terkait proses penyelidikan kasus itu, Disnaker Jember masih terus berkoordinasi dengan KBRI di Malaysia dan Mabes Polri. Begitu pula dengan proses pemulangan jenazah korban dan pelaku.

Baca juga: Fakta Baru, Usai Bercumbu Badut Penjual Mainan di Mojokerto Ngamuk Lihat Chat WA Istri dab PIL

Ketika ditanya hubungan pelaku dengan korban, Rida menyebut informasinya masih simpang siur dan belum ada kejelasan pasti.

"Untuk ibu pelaku juga ditahan di sana, mungkin untuk proses penyelidikan lebih lanjut," sambung Rida.

Sementara tante korban, Ninik mengaku bahwa pihak keluarga pasrah dengan keadaan yang dialami korban.

"Intinya, kami hanya menginginkan (jenazah) korban cepat dipulangkan ke sini. Kasihan kalau lama-lama di sana dan tidak cepat dimakamkan," tutur Ninik.

"Kalau pelakunya memang kami dengar adalah tetangga sendiri, tapi beda desa. Tapi kami sudah tidak terlalu memperdulikan itu, yang penting jenazah cepat pulang," tambahnya.

Baca juga: Jonatan Christie Melaju ke Perempat Final Malaysia Masters 2026 Usai Duel Sengit 1 Jam 6 Menit

Ninik meminta untuk tidak dikaitkan apakah ada hubungan atau antara korban dan terduga pelaku.

"Untuk soal itu (hubungan korban dan pelaku), kita belum bisa memberikan statement. Karena terkait kebenarannya saya juga tidak tahu. Anaknya (korban) sudah meninggal. Tiba-tiba ada hal seperti ini kan kaget. Apakah mereka kenalnya di Malaysia, kita juga tidak tahu," beber dia.

Korban tewas dibunuh di tempatnya kerjanya di Mentari Blok V, Petaling Jaya, Selangor, Malaysia pada Senin (29/1/2024) lalu.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait