Jenazah korban tewas dalam kecelakaan bus pariwisata di Gresik disalatkan (Foto: Moch Rois/mili.id)
Pasuruan - Salah satu korban selamat dalam kecelakaan bus pariwisata menabrak truk di Jalan Raya Bungah, Gresik memberikan kesaksiannya.
Salah satu korban selamat itu adalah Joni, yang saat itu duduk di bangku nomor 6 belakang sopir bus.
Baca juga: Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Puspo Panen Jagung Bersama Petani
Menurut Joni, bus itu berpenumpang rombongan peziarah asal Dusun Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
Joni mengaku mendengar salah satu penumpang bernama panggilan Nyong telah mengingatkan sopir bus yang mengendalikan setir dengan satu tangan.
"Saat itu sebelum kecelakaan, sopir diingatkan saat mengemudi dengan satu tangan. Yang mengingatkan itu Nyong, dia selamat," ungkap Joni yang mengalami luka robek di kepala, Minggu (28/1/2024).
Ketika kecelakaan terjadi, Joni mengungkapkan jika semua penumpang tengah tertidur.
Baca juga: Haul ke-71 Habib Abu Bakar Assegaf Siap Digelar, Ratusan Ribu Jemaah Diprediksi Padati Gresik
"Tiba-tiba terdengar suara benturan dan saya terpental," tambahnya.
Terkait posisi kelima korban tewas dan beberaoa orang yang luka berat, Joni mengatakan bahwa orang-orang tersebut duduk di bangku sisi kanan belakang sopir.
"Yang meninggal duduk di bangku belakang sopir," tandasnya.
Kecelakaan melibatkan Bus Pariwisata Tavidi bernopol AB 7072 AN dengan dump truck L 9310 UU di Jalan Raya Bungah, Gresik itu terjadi pada Sabtu (27/1/2024) malam.
Akibat kecelakaan itu, 5 orang tewas. Mereka adalah kakak adik Alif Agustiyahyah dan Utanta Ihza mahendra. Kemudian ibu dan anak Anik-Auliyah Mahfiroh Rahmadani. Keempatnya merupakan warga Dusun Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan.
Sementara korban kelima dalam kecelakaan maut itu diketahui bernama Kasmini, warga Dusun Sentir, Desa Wedoro, Kecamatan Pandaan.
Editor : Narendra Bakrie
