Kukuhkan 4 Profesor Baru Berbagai Bidang Ilmu, PCU Siap Bersaing di Kancah Global

Kukuhkan 4 Profesor Baru Berbagai Bidang Ilmu, PCU Siap Bersaing di Kancah Global © mili.id

Prosesi pengukuhkan empat guru besar baru dari berbagai bidang ilmu pada Rapat Terbuka Senat di Auditorium Gedung Q kampus Timur PCU, Jumat (26/1/2024) - (Foto-foto: Humas PCU for mili.id)

Surabaya - Petra Christian University (PCU) Surabaya mengukuhkan empat guru besar baru dari berbagai bidang ilmu pada Rapat Terbuka Senat di Auditorium Gedung Q kampus Timur PCU, Jumat (26/1/2024).

Empat Profesor baru yang dikukuhkan berdasarakan Surat Keputusan Mendikbudristek Tahun 2023 itu adalah Prof. Dr. Dra. Juniarti, M.Si., Ak., CA., CMA., dalam bidang ilmu Akuntansi, Prof. Dr. Njo Anastasia, S.E., M.T., dalam bidang Ilmu Manajemen Keuangan.

Baca juga: ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya Hadirkan "Fraktal", Pameran yang Mengajak Menyelami Bentuk dan Warna

Kemudian Prof. Dr. Juliana Anggono, S.T., M.Sc., dalam bidang Ilmu Teknik Mesin dan Prof. Dr. Zeplin Jiwa Husada Tarigan, S.T., M.M.T., dalam bidang Ilmu Manajemen.

Profesor pertama bidang Akuntansi di PCU, Prof. Dr. Dra. Juniarti, M.Si., Ak., CA., CMA., dalam orasi ilmiahnya memaparkan "Strategi Cash Burning sebagai Aset Imaginer dari Perspektif Akuntansi Manajerial Dampaknya terhadap Kinerja Operasional dan Keuangan".

Prof. Juniarti yang juga aktif di media sosial YouTube hingga memiliki 2.71K subscribers ini aktif menjadi dosen di Program Business Accounting secara resmi menjadi guru besar berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor: 52674/M/07/2023 tertanggal 18 September 2023.

Prof. Dr. Njo Anastasia, S.E., M.T., membawakan orasi ilmiahnya dengan judul "Dual Process & Dual Motives Pembelian Rumah pada Pasar Real Estate di Indonesia". Profesor yang juga menjadi dosen di Finance & Investment Program, School of Business and Management (SBM) itu mendalami manajemen keuangan perusahaan, keuangan personal serta topik-topik properti.

Prof. Anastasia yang juga menjadi penilai publik di Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) tersebut resmi menjadi Profesor setelah menerima SK yang ditandatangani Mendikbudristek Nomor: 62300/M/07/2023 tertanggal 23 Oktober 2023.

Sementara dari Faculty of Industrial Technology (FTI) PCU, Prof. Dr. Juliana Anggono, S.T., M.Sc., membawakan orasi ilmiah mengenai "Material Interior Mobil yang Sustainable, Campuran antara Bahan Alam dan Plastik Bekas". Wakil Rektor Bidang Akademik PCU memaparkan bahan material mobil ramah lingkungan.

Prof. Juliana membuat komposit untuk material interior mobil yang sustainable, campuran antara serat alam dan plastik bekas. Dalam hal ini serat alam yang ia gunakan adalah serat dari ampas tebu. Pengangkatannya tertuang dalam SK yang ditandatangani Mendikbudristek tertanggal 5 Desember 2023 dengan nomor: 67943/M/07/2023.

Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi

Sedangakn Prof. Dr. Zeplin Jiwa Husada Tarigan, S.T., M.M.T., meraih gelar Profesor dengan memilih Supply Chain Management (SCM) Integration sebagai fokus penelitiannya. Pria yang identik mengenakan topi baret itu mengaku ketertarikannya mengambil topik SCM bermula saat dirinya bekerja di dunia industri manufaktur.

Usai membawakan orasi ilmiahnya, keempat profesor baru tersebut berkesempatan melakukan prosesi pemasangan tanda nama pada prasasti guru besar. Hal ini menjadikan sebuah tanda peresmian prosesi pengukuhan guru besar di PCU.

Rektor PCU, Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M. Eng., mengatakan bahwa dengan pertambahan profesor baru saat ini, maka jumlah profesor aktif penuh waktu di PCU menjadi 17 orang.

"Selamat atas kerja kerasnya selama bertahun-tahun. Semoga dengan jabatan akademik tertinggi ini maka bisa melakukan yang terbaik sekaligus menjadi seorang academic leader di dunia Pendidikan," ujar Prof. Djwantoro dalam sambutannya.

Rektor PCU yang juga gemar berkebun ini mengatakan bahwa seorang profesor justru dituntut untuk menunjukkan kinerja yang lebih baik lagi, tidak terbatas di bidang-bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi saja.

Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun

"Sederhananya, ketika seorang dosen menjadi profesor, justru publikasinya dituntut lebih banyak, mengajarnya harus lebih baik dan lebih inovatif, demikian juga leadershipnya," bebernya.

Prof Djwantoro juga mengaku, dengan bertambahnya empat orang profesor, PCU dapat memberikan kontribusi positif yang makin signifikan, berada di garis depan berkontribusi memberikan solusi terhadap berbagai tantangan berat yang sedang dihadapi bersama.

"Salah satunya memperkuat PCU untuk menaikkan ranking di ranah global," tambahnya.

Diketahui, pelantikan guru besar ini juga dihadiri tamu undangan antara lain Yayasan Perguruan Tinggi Kristen (YPTK) Petra, anggota senat, beberapa tenaga kependidikan, dan kolega para Profesor itu akan disiarkan live di YouTube Channel PCU.

Petra Christian University (PCU) merupakan universitas swasta yang berdiri sejak Tahun 1961 bertempat di Surabaya, Indonesia. PCU memiliki fakultas-fakultas yang terkemuka di bidang pendidikan, teknologi, konstruksi, bisnis, dan industri kreatif. (ADV)

Editor : Redaksi



Berita Terkait