Pemotor yang terganggu dengan alat peraga kampanye di Situbondo. (Fatur Bari/Mili.id)
Situbondo - Alat peraga kampanye (APK) dan bendera partai politik yang terpasang di di sepanjang jalur pantura Situbondo dikeluhkan pengguna jalan raya bahkan nyaris nikin celaka pemotor.
Seperti bendera parpol yang terpasang di jalan doubel way di ruas jalan PB Sudirman Situbondo tersebut banyak APK atau bendera parpol yang kondisinya miring. Sehingga kondisi tersebut membahayakan para pengendara yang sedang melintas.
Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026
Ironisnya, meski di jalan PB Sudirman Situbondo, diketahui banyak dipasang APK pemilu 2024, seperti bendera parpol yang kondisinya miring hingga makan badan jalan, namun petugas Bawaslu dan Satpol PP Situbondo, terkesan tutup mata dengan kondisi tersebut.
Salah seorang pemotor, Joni asal Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan mengatakan, saat mengendarai sepeda motor dirinya nyaris terjatuh akibat salah satu APK parpol makan badan jalan di jalan PB Sudirman Situbondo.
"Beruntung saat saya melintas di jalan PB Sudirman, kondisi arus lalu lintas di jalur tersebut sepi, sehingga saya langsung menghindar ke kiri," kata Joni, Kamis (25/1/2024).
Baca juga: Polres Situbondo Amankan Komplotan Pelaku Curas Moncel
Sementara itu, menurut pengamat kebijakan publik Situbondo Amirul Musthofa, pihaknya menilai penyelenggara pemilu di Situbondo terkesan melakukan pembiaran dengan sembrawutnya pemasangan APK baik atribut parpol maupun caleg.
Ia menjelaskan, seperti pemasangan APK di taman dan APK yang dipasang di ruas jalan PB Sudirman Situbondo.
"Kami menilai, Bawaslu Situbondo terkesan melakukan pembiaran dengan semrawut pemasangan APK parpol di jalan doubel way ruas jalan PB Situbondo. Padahal, banyak APK parpol yang kondisinya miring dan mengancam keselamatan. Meski pemasangan APK sudah diatur dalam PKPU," tuding Amirul Musthofa.
Baca juga: Polres Pasuruan Siapkan 7 Pos dan Ratusan Personel untuk Amankan Operasi Ketupat Semeru 2026
Tudingan itu ditepis oleh Divisi Pecegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Situbondo Dini Meilia Meiranda mengakui memang banyak terpasang APK parpol dan caleg di jalur pantura.
"Bahkan, sebelum tindakan dengan banyaknya APK parpol dan caleg tersebut, tadi kami sempat membahas untuk melakukan penertiban. Jadi tudingan Bawaslu melakukan pembiaran tidak benar," pungkasnya.
Editor : Achmad S
