AccorHotels in East Java bersinergi dengan BKKKS Jawa Timur, JAPRI dan USAID dengan memberikan bimbingan dan talkshow kepada rekan-rekan disabilitas binaan/Foto dok AccorHotels
Mili.id - Memperingati hari disabilitas, AccorHotels in East Java bersinergi dengan BKKKS Jawa Timur, JAPRI dan USAID dengan memberikan bimbingan dan talkshow kepada rekan-rekan disabilitas binaan.
Acara bertajuk “Jadi Pengusaha Mandiri” ini diadakan di gedung BKKKS Jawa Timur.
Baca juga: Apresiasi dari Pelindo Daya Sejahtera Bagi Pekerja Disabilitas
AccorHotels in East Java yang terdiri dari Hotel Majapahit - Mgallery, Grand Mercure Surabaya City, Grand Mercure Malang Mirama, Novotel Hotel & Suites Ngagel, Novotel Samator Surabaya Timur, Mercure Surabaya Grand Mirama, Mercure Surabaya Manyar, Ibis Styles Malang, Ibis Styles Surabaya Jemursari, Ibis Surabaya City Center, Ibis Budget Surabaya Diponegoro dan Ibis Budget Surabaya Airport turut mendukung acara ini dengan memberikan konsumsi nasi kotak untuk semua peserta yang hadir.
Chief of Party USAID JAPRI Anna Juliastuti mengatakan bahwa melalui USAID JAPRI kami ingin memberikan akses pendanaan awal bagi pengusaha penyandang disabilitas yang telah mengikuti pelatihan kewirausahaan secara lengkap.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, Ir. Antiek Sugiharti mengucapkan terimakasih kepada hotel-hotel yang sudah memberikan area bagi UMKM.
"Hal ini tidak menutup kemungkinan pula, produk rekan-rekan disabilitas ini juga bisa bergabung disana,” ujarnya
Baca juga: Keindahan Berbagi dalam 'Solidarity Week' Ibis Family Jawa Timur
“Selain talkshow, acara ini akan dimeriahkan dengan talent show dari rekan rekan disabilitas. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan soft skill dan pendampingan untuk menjadikan mereka lebih mandiri, kreatif dan inovatif menjadi pengusaha mandiri” papar Ketua Umum BK3S Jatim, Pinky Saptandari.
Pada acara ini pun dirangkai dengan pameran kecil yang menampilkan produk UMKM dan terdapat pula produk hasil kreasi dari rekan-rekan disabilitas.
Selama acara berlangsung, protokol kesehatan tetap dilaksanakan dengan sangat baik. Turut hadir dalam acara Dylan Hoey, wakil Kepala Bagian Politik dan Ekonomi Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya dan Ir. Antiek Sugiharti, M.Si, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya.
Untuk diketahui: Sebanyak 83 pengusaha penyandang disabilitas dan 427 perempuan pengusaha di Surabaya, berhasil menyelesaikan pelatihan kewirausahaan melalui USAID, menjadi Pengusaha MandiRI (JAPRI).
Proyek ini fokus untuk mempromosikan dan mengembangkan kewirausahaan dikalangan individu miskin dan rentan di Indonesia. USAID, JAPRI didanai oleh Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID).
Dilaksanakan oleh konsorsium yang dipimpin oleh Institute of International Education (IIE) bekerjasama dengan Prestasi Junior Indonesia (PJI), Mien R Uno Foundation (MRUF), Kelompok Perempuan dan Sumber Sumber Kehidupan (KP2SK) dan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) dan dengan tambahan dukungan dari Pemerintah Kota Surabaya.
Editor : Redaksi
