Kondisi Dua Personel Band yang Masuk RS Usai Perform di Bar Vasa Hotel Surabaya

Kondisi Dua Personel Band yang Masuk RS Usai Perform di Bar Vasa Hotel Surabaya © mili.id

Ilustrasi (Foto: Freepik)

Surabaya - Dua personel band berinisial MI dan IN yang kritis usai perform di Cruz Lounge Bar Vasa Hotel Surabaya masih berjuang di RSU dr Soetomo, Senin (25/12/2023).

Kabar terbaru, kondisi MI sudah berangsur membaik. Dalam video yang diterima mili.id, MI terlihat bisa menggerakkan anggota tubuhnya, meski terbatas sebagai bentuk komunikasi.

Baca juga: ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya Hadirkan "Fraktal", Pameran yang Mengajak Menyelami Bentuk dan Warna

MI sudah keluar dari ICU RSU dr. Soetomo Surabaya setelah kondisinya kritis. Namun, MI terlihat masih mengenakan selang infus, alat bantu napas dan peralatan rekam detak jantung di tubuhnya.

"Karena terlalu banyak kandungan etanol di tubuhnya, kemarin sempat dilakukan cuci darah satu kali mas," ungkap kerabat MI, Senin (25/12/2023).

Sementara terkait perkembangan IN, sumber ini mengatakan kondisinya masih kritis. Bahkan tubuh IN dikabarkan membiru.

"Ya bantu-bantu doa mas. Supaya bisa pulih," tambahnya.

Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi

Selain MI dan IN yang kini masih berjuang di rumah sakit, dua personel band lainnya tewas usai perform di bar Vasa Hotel Surabaya itu pada Jumat (22/12/2023) lalu.

Dua pemain band yang tewas di rumah masing-masing itu berinisial RF dan RZ. Keempat personel band ini diduga menenggak minuman keras (miras) yang ada di bar tersebut.

Sebelumnya, manajemen Vasa Hotel Surabaya menyebut tengah menelusuri kasus tersebut.

Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun

"Saat ini team kami sedang menelusuri kebenaran dari berita yang disampaikan, jadi mohon maaf saya belum bisa berkomentar apapun mengenai hal tersebut," terang Asisten Direktur Marcom Vasa Hotel Surabaya, Mega Tarina saat dikonfirmasi mili.id.

Di sisi lain, Polsek Sukomanunggal diback up Satreskrim Polrestabes Surabaya juga menurunkan tim untuk mengusut kasus tersebut.

"Info tersebut benar, masih kami lidik mengenai peristiwa itu. Karena sampai saat ini belum ada laporan, baik ke polres maupun polsek," tegas Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait