Mahasiswa UPN Veteran Jatim Surabaya Bentrok Usai Arak-arakan Wisuda

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Surabaya Bentrok Usai Arak-arakan Wisuda © mili.id

Upaya mediasi yang dilakukan pihak kampus UPN Veteran Jatim, Surabaya (Foto: Shella/mili.id)

Surabaya - Mahasiswa antar prodi Universitas Pembangunan (UPN) Veteran Jawa Timur, Surabaya terlibat bentrok usai arak-arakan wisuda.

Kejadian yang melibatkan mahasiswa Teknologi Pangan dan Teknik sipil itu terjadi pada 28 Oktober 2023 lalu. Peristiwa diduga dipicu panas saat adu yel-yel.

Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi

Staf Humas UPN Veteran Jatim, Nizwan menjelaskan kronologi bentrok yang terjadi.

"Jadi ceritanya itu kan ada wisuda toh, minggu kemarin ada wisuda. Kebetulan wisudanya kita dua sesi, pagi sama siang. Nah, yang bentrok itu arak-arakan setelah wisuda. Jadi, kejadiannya itu sore sekitar jam 4 gitu lah, antara mahasiswa yang ngarak mas-masnya wisuda," terang Nizwan, Sabtu (4/11/2023).

"Mahasiswa teknologi pangan dengan teknik sipil. Nah terus, bentrokannya itu dipicu ya karena sama-sama capek, adu yel yel, terus abis itu ada yang gak terima, akhirnya bentrok," tambahnya

Nizwan mengungkapkan saat situasi bentrok terjadi, terdapat satpam dan wakil dekan (wadek) 3 teknik sempat melerai.

Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun

Sayangnya, salah satu korban yang ternyata Ketua Himpunan Mahasiswa Teknologi pangan ini terkena pukulan sedikit parah.

Korban mengalami luka memar, kemudian ia pergi untuk melakukan visum dan membuat laporan polisi ke polsek setempat.

"Cuman salah satu korban yang kena pukul agak parah itu dari Ketua Hima Teknologi Pangan. Nah dia merasa gak terima, mangkel kali ya dikeroyok segala macem. Dia langsung ke rumah sakit, visum dan lapor lah ke polisi, malemnya lapor ke Polsek Gunung Anyar," katanya.

Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif

Polsek Gunung Anyar setelah menerima laporan dan melakukan olah TKP, menemukan barang bukti berupa miras yang diduga dibawa mahasiswa saat arak-arakan berlangsung.

"Kemudian dari olah TKP segala macem, ditemukan bahwa teknik sipil itu ketika arak-arakan membawa minuman keras. Mungkin salah satu pemicunya itu, akhirnya bentrok," pungkasnya.

Sebagai upaya penyelesaian, pihak UPN Veteran Jatim melakukan banyak cara, salah satunya mediasi dan memberikan pemahaman hukum, melibatkan ahli.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait