Foto: Timsus Satlantas Polrestabes Surabaya for Mili.id
Surabaya - Satlantas Polrestabes Surabaya merespon cepat perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk melaksanakan ujian praktek dengan materi tanpa angka 8 maupun zig-zag
Bahkan para pemohon yang hari Jumat (4/8/2023) ini yang tengah melakukan tes ujian praktek SIM tak lagi melihat dan melakukan berkendara di angka 8.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi
“Tidak ada lagi yang menjadi momok masyarakat angka 8, dan zigzag tapi tidak menghilangkan proses keterampilan pengendara.” ungkap AKBP Arif Fazlurrahman Kasat Lantas Polrestabes Surabaya. Jum'at (4/8/2023).
Selain itu juga terdapat layanan undangan coaching clinic apabila pemohon SIM masih gagal dalam uji praktek.
"Pemohon SIM yang gagal praktek akan mendapat WA blasting dari Satlantas Polrestabes Surabaya untuk mengikuti coaching clinic yang ada di lokasi SIM Cak Babin," kata Arif.
Apabila pemohon ingin belajar ujian teori terdapat QR code e book E-Avis dari korlantas Polri yang disediakan di meja formulir, ruang tunggu dan di beberapa spot yang mudah terlihat.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Ungkap Kasus Pencurian Emas, Modus Menyamar Jadi ART
"E book ini diberikan secara gratis dan selalu disosialisasikan oleh petugas saat satpas buka," ungkap Arif.
Perubahan ini mendapat apresiasi dari masyarakat utamanya pemohon SIM yang merasa kaget dengan perubahan praktek SIM pada hari ini karena dirasa lebih realistis dan tetap edukatif.
“Kaget pak, hari ini ujian prakteknya beda, tapi lebih mudah dan diberikan instruksi juga pelatihan di awal sebelum uji praktek.” ungkap Slatem pemohon SIM asal Surabaya.
Baca juga: Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Amankan Peredaran Sabu di Kupang Panjaan Surabaya
Disamping perubahan uji praktek, satlantas Polrestabes Surabaya pun 1 tahun ini telah memberikan kemudahan melalui SIM Cak Babin yang memberikan pelatihan dan coaching clinic setiap hari di kecamatan terdekat dengan melibatkan pelatih yang tersertifikasi.
“Kami dekatkan antara kepentingan masyarakat dan regulasi yang ada melalui inovasi SIM Cak Babin sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai instruksi Kapolri," pungkasnya.
Editor : Redaksi
