Dirjen Imigrasi Resmikan Prestige Immigration Services, Perkuat Integritas

Dirjen Imigrasi Resmikan Prestige Immigration Services, Perkuat Integritas © mili.id

Mili.id – Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko meresmikan Prestige Immigration Services (PIS) di BG Junction Surabaya sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi Penguatan Kepatuhan Internal untuk Mewujudkan Tata Kelola Keimigrasian yang Bersih, Transparan, dan Akuntabel di The Trans Luxury Hotel Surabaya, Kamis (2/7).

Kedua agenda tersebut menegaskan komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi untuk menghadirkan pelayanan keimigrasian yang semakin profesional, modern, serta didukung tata kelola organisasi yang bersih dan akuntabel.

Baca juga: Imigrasi Jatim Berhasil Amankan Pekerja Ilegal Asal China, Gunakan Visa Pra-Investasi

Kegiatan sosialisasi diikuti oleh jajaran pimpinan tinggi pratama, kepala kantor wilayah, kepala unit pelaksana teknis, serta pejabat keimigrasian dari seluruh Indonesia. Forum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya kerja yang mengedepankan integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh penguatan mengenai pengendalian gratifikasi, Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), manajemen risiko, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Materi disampaikan bersama narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Ombudsman Republik Indonesia.

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi.

"Integritas dan kepatuhan harus menjadi fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian. Masyarakat tidak hanya menilai hasil kerja kita, tetapi juga menilai bagaimana proses pelayanan itu diberikan," ujar Hendarsam.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai inovasi pelayanan, salah satunya dengan menghadirkan Prestige Immigration Services (PIS) di BG Junction Surabaya. PIS merupakan transformasi dari Unit Layanan Paspor (ULP) BG Junction yang telah beroperasi sejak 2019 menjadi pusat layanan keimigrasian dengan konsep yang lebih modern, nyaman, mudah diakses, dan berorientasi pada pengalaman masyarakat.

Melalui pembaruan fasilitas, optimalisasi teknologi, serta penyediaan sarana yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, PIS diharapkan menjadi model pelayanan keimigrasian yang merepresentasikan wajah baru Imigrasi Indonesia, yaitu profesional, adaptif, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Transformasi pelayanan juga diwujudkan dalam penyelenggaraan layanan keimigrasian pada musim Haji Tahun 2026. Pada fase embarkasi, Direktorat Jenderal Imigrasi mendukung implementasi Makkah Route sehingga proses pemeriksaan keimigrasian Arab Saudi dapat diselesaikan sebelum jemaah berangkat dari Indonesia. Sementara itu, pada fase debarkasi, penerapan Corridor Gate di Asrama Haji Surabaya mempercepat pemeriksaan keimigrasian sehingga jemaah dapat kembali ke Tanah Air dengan lebih cepat dan nyaman tanpa mengurangi aspek pengawasan.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan, Direktorat Jenderal Imigrasi juga terus memperkuat fungsi pengawasan melalui upaya pencegahan keberangkatan calon jemaah haji nonprosedural sebagai bentuk perlindungan negara terhadap masyarakat.

Rangkaian kegiatan Direktur Jenderal Imigrasi di Surabaya mencerminkan arah kebijakan Direktorat Jenderal Imigrasi dalam mengintegrasikan penguatan tata kelola organisasi dengan transformasi pelayanan publik. Penguatan integritas aparatur, modernisasi layanan melalui Prestige Immigration Services, serta inovasi pelayanan pada musim Haji Tahun 2026 menjadi bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan keimigrasian yang profesional, adaptif, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat sebagai implementasi semangat Imigrasi untuk Rakyat.

Editor : Redaksi



Berita Terkait