Mili.id – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Timur, Jumat (19/6/2026).
Aksi yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB itu berlangsung damai. Dalam demonstrasi tersebut, massa menyampaikan sejumlah aspirasi melalui orasi yang dilakukan secara bergantian di depan gedung legislatif.
Baca juga: Mahasiswa Kembali Demo di Jakarta, BEM UI Pilih Evaluasi Gerakan
Salah satu tuntutan yang disuarakan mahasiswa adalah penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Secara keseluruhan, massa aksi membawa 11 tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah.
Selama aksi berlangsung, mahasiswa juga sempat membakar ban bekas sebagai bentuk simbolis penyampaian aspirasi. Meski demikian, jalannya demonstrasi tetap berlangsung kondusif di bawah pengamanan aparat.
Perwakilan massa kemudian diterima oleh Anggota DPRD Jawa Timur, Yordan M. Batara Goa. Dalam pertemuan tersebut, legislator tersebut menandatangani dokumen berisi tuntutan yang diajukan mahasiswa.
Baca juga: Pasar Rakyat Dewan Jatim Meriahkan HUT Jatim ke-80 Diserbu Masyarakat
Setelah tuntutan diterima oleh perwakilan DPRD Jawa Timur, massa membubarkan diri secara tertib sekitar pukul 17.40 WIB.
Editor : Redaksi
