Mutasi Besar Polri, 190 Kapolres hingga Kapolrestabes Berganti Jabatan

Mutasi Besar Polri, 190 Kapolres hingga Kapolrestabes Berganti Jabatan © mili.id

Ilustrasi Polri

Mili.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan penyegaran di tubuh Polri dengan merotasi dan mempromosikan sebanyak 1.121 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Dari jumlah tersebut, sebanyak 190 personel mendapat promosi maupun rotasi sebagai Kapolres, Kapolresta, Kapolrestabes, hingga Kapolres Metro.

Kebijakan mutasi tersebut tertuang dalam tujuh Surat Telegram (ST) yang diterbitkan pada 25 Juni 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pembinaan karier sekaligus penguatan organisasi Polri di berbagai wilayah Indonesia.

Baca juga: Tingkatkan Standar Keamanan Pariwisata Bali, Korsabhara Baharkam Polri Gelar Klarifikasi Risk Assessment di Sejumlah Hotel Berbintang

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan mekanisme rutin dalam organisasi untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan dan pelayanan kepada masyarakat.

"Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat," ujar Trunoyudo dalam keterangannya, Jumat (26/6/2026).

Sejumlah posisi strategis di tingkat kepolisian resor mengalami pergantian. Di antaranya, AKBP Ade Papa Rihi dipercaya sebagai Kapolres Tasikmalaya, Kombes Putu Kholis Aryana menjabat Kapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno sebagai Kapolresta Malang Kota, serta Kombes Yovan Fatika Handhiska Aprilaya mengemban tugas sebagai Kapolresta Cilacap.

Baca juga: Polresta Malang Kota Gelar Kualifikasi “Kapolri Cup 2026 Mobile Legends”, Tim Lebih Semangat Wakili Kota Malang ke Babak 32 Besar

Rotasi juga menyasar sejumlah daerah lain, seperti Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Papua, hingga Aceh. Beberapa pejabat yang mendapat amanah baru antara lain AKBP Samuel Simanjuntak sebagai Kapolres Bangka Tengah, AKBP Bayu Noormansyah sebagai Kapolres Muaro Jambi, AKBP Gunarto sebagai Kapolres Prabumulih, AKBP Mellysa Amalia sebagai Kapolres Lombok Barat, serta AKBP Cherry Sinta Maygrand Simamora sebagai Kapolres Jembrana.

Di wilayah Kalimantan, sejumlah jabatan juga berganti, di antaranya AKBP Ade Chandra Papa Yanto sebagai Kapolres Mempawah, AKBP Kadek Ary Mahardika sebagai Kapolres Sanggau, AKBP Rensa Sastika Akta Divia Robinson sebagai Kapolres Kubu Raya, AKBP Ruslaeni sebagai Kapolres Nunukan, dan AKBP Bonifasius Rumbewas sebagai Kapolres Tarakan.

Sementara di wilayah Aceh, rotasi mencakup jabatan Kapolres Bireuen yang kini dijabat AKBP Yulhendri, Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Poernomo, Kapolres Aceh Tamiang AKBP Robby Ansyari, Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, serta Kapolres Aceh Barat Daya AKBP Ade Gita Rachmadi.

Baca juga: Ziarah ke Makam Soekarno, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa

Pergantian kepemimpinan juga terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah. Di antaranya AKBP Jonathan David Harianthono sebagai Kapolres Salatiga, AKBP Hendry Susanto Sianipar sebagai Kapolres Purbalingga, AKBP Ratna Quratul Ainy sebagai Kapolres Kendal, AKBP Hery Dwi Purnomo sebagai Kapolres Semarang, AKBP Wahyu Sulistyo sebagai Kapolres Kudus, dan AKBP Haris Munandar Hasyim sebagai Kapolres Wonogiri.

Melalui mutasi ini, Polri berharap dapat memperkuat regenerasi kepemimpinan, meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan, serta mendorong pelayanan yang semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Editor : Redaksi



Berita Terkait