Pemain Ekuador Nilson Angulo, kiri, merayakan gol dalam laga Grup E Piala Dunia 2026 antara Ekuador vs Jerman di East Rutherford, N.J., dekat New York, Kamis, 25 Juni 2026 (c) AP Photo/Frank Franklin II
Mili.id-Ekuador menciptakan kejutan besar pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026. Menghadapi Jerman yang sudah memastikan diri lolos sebagai juara grup, wakil Amerika Selatan itu menunjukkan mental baja dengan membalikkan keadaan dan menang 2-1 di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Jumat (26/6/2026) dini hari WIB.
Jerman mengawali pertandingan dengan sempurna. Baru dua menit laga berjalan, Leroy Sane membawa Der Panzer unggul melalui penyelesaian akurat usai menerima umpan Florian Wirtz yang diawali kombinasi apik bersama Aleksandar Pavlovic.
Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. Hanya tujuh menit berselang, Nilson Angulo membungkam lini belakang Jerman lewat tendangan spektakuler dari luar kotak penalti yang meluncur deras ke gawang Manuel Neuer. Gol itu sekaligus mengakhiri paceklik gol Ekuador selama 242 menit di turnamen ini.
Setelah berhasil menyamakan kedudukan, Ekuador tampil semakin percaya diri. Mereka mampu mengimbangi permainan Jerman dan beberapa kali mengancam pertahanan lawan hingga babak pertama ditutup dengan skor imbang 1-1.
Drama kembali terjadi pada awal babak kedua. Jerman sempat memperoleh hadiah penalti pada menit ke-46, tetapi keputusan wasit dibatalkan setelah tinjauan VAR menunjukkan Leroy Sane lebih dahulu melakukan pelanggaran terhadap Pedro Vite dalam proses terjadinya insiden.
Momentum tersebut dimanfaatkan Ekuador untuk terus menekan. Hasilnya datang pada menit ke-77 ketika Gonzalo Plata sukses menyambar bola hasil situasi sepak pojok yang diteruskan Kevin Rodriguez. Gol itu membalikkan keadaan menjadi 2-1 sekaligus membuat ribuan pendukung Ekuador bergemuruh.
Baca juga: Maroko Bangkit Dramatis, Tekuk Haiti 4-2 dan Amankan Tiket ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Jerman berusaha keras mengejar ketertinggalan di sisa waktu pertandingan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat skor tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini menjadi hasil yang sangat berharga bagi Ekuador. Dengan koleksi empat poin, mereka memastikan diri melaju ke babak 32 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Sementara itu, hasil pertandingan lain memperlihatkan Pantai Gading mengalahkan Curacao 2-0 sehingga mengumpulkan enam poin dan finis di posisi kedua Grup E. Meski kalah, Jerman tetap mempertahankan status sebagai juara grup berkat keunggulan selisih gol atas Pantai Gading.
Baca juga: Ronaldo Cetak Sejarah, Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan
Klasemen akhir Grup E menempatkan Jerman di posisi pertama dengan enam poin, disusul Pantai Gading dengan enam poin, Ekuador empat poin, dan Curacao satu poin.
Comeback dramatis atas salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia menjadi bukti semangat juang Ekuador. Gol indah Nilson Angulo dan sentuhan penentu Gonzalo Plata memastikan mimpi La Tri di Piala Dunia 2026 terus berlanjut ke babak 32 besar.
Sumber : BBC
Editor : Muhammad
