Mili.id – TNI Angkatan Laut bersama Bank Indonesia kembali menunjukkan komitmennya menjaga kedaulatan ekonomi nasional melalui pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 di wilayah kepulauan terpencil Jawa Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 8 Mei 2026, dengan melibatkan KRI HIU-634 milik Satuan Kapal Cepat Koarmada II yang dikomandani Letkol Laut (P) Andy Ribuantoro.
Ekspedisi diawali dengan seremoni pembukaan di Pelabuhan Samudera Selatan, Semarang. Program ini bertujuan mendistribusikan uang rupiah layak edar kepada masyarakat di wilayah 3T, yakni terdepan, terluar, dan terpencil. Pulau-pulau yang menjadi sasaran distribusi meliputi Pulau Karimun Jawa, Pulau Nyamuk, Pulau Parang, hingga Pulau Genting.
Baca juga: TNI AL Sigap Tangani Insiden Rekoset, Bantuan Medis dan Pendampingan Jadi Prioritas
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Komandan Lanal Semarang Kolonel Marinir Sabprowanto, perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, serta unsur TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya. Sinergi antara Bank Indonesia dan TNI AL dinilai penting untuk memastikan masyarakat di wilayah kepulauan tetap memiliki akses terhadap uang rupiah yang layak edar.
Baca juga: TNI AL Gagalkan Penyelundupan 25 Ton Timah Ilegal di Selat Bangka, Nilainya Mencapai Rp12,5 Miliar
Selain menjaga stabilitas transaksi ekonomi masyarakat, ekspedisi ini juga menjadi simbol kehadiran negara di wilayah terpencil. Melalui operasi tersebut, pemerintah berharap aktivitas ekonomi masyarakat kepulauan dapat berjalan lancar sekaligus memperkuat rasa nasionalisme terhadap mata uang rupiah.
Editor : Redaksi
