Mili.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Badan Amil Zakat Nasional/Bazis DKI Jakarta kembali membuka pendaftaran program 1.000 pramudi Mikrotrans berdaya tahap kedua.
Kepala Bidang Pengumpulan Baznas (Bazis) DKI Jakarta, Ahmad Sholih, mengatakan program ini merupakan bentuk komitmen dalam memperluas pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor transportasi publik.
Baca juga: Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya, Gaji Setara UMP Jakarta
“Program 1.000 pramudi Mikrotrans berdaya tahap 2 ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam menghadirkan ruang pemberdayaan yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Sholih di Jakarta, Rabu.
Ia menjelaskan, program tersebut dirancang sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi masyarakat melalui pelatihan dan pembinaan sebelum bergabung sebagai pengemudi Mikrotrans dalam ekosistem transportasi publik ibu kota.
Peserta akan menjalani rangkaian proses yang meliputi pelatihan, pembinaan, serta seleksi terstandar. Dengan demikian, calon pramudi diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan teknis mengemudi, tetapi juga disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja tinggi.
“Ini adalah investasi sosial jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jakarta,” kata Sholih.
Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pengelola zakat, dan operator transportasi publik menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem kerja yang inklusif serta membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.
Program ini terbuka bagi pria dan wanita berusia 22 hingga 45 tahun dengan KTP DKI Jakarta, pendidikan minimal SMA atau sederajat, memiliki SIM A aktif atau lebih tinggi, serta pengalaman mengemudi kendaraan manual minimal satu tahun.
Baca juga: Ribuan Warga Prasejahtera Surabaya Terima Manfaat Kurban Danareksa dan BAZNAS
Seluruh peserta diwajibkan mengikuti tahapan seleksi dan pelatihan hingga tuntas. Pendaftaran dilakukan secara daring tanpa dipungut biaya dan dibuka hingga 25 April 2026.
Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan keterampilan sekaligus memperoleh akses terhadap pekerjaan yang layak dan berkelanjutan, serta turut mendukung layanan transportasi publik yang profesional dan modern di Jakarta.
Editor : Redaksi
