Kalimantan

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Sejumlah Wilayah Kalbar Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Sejumlah Wilayah Kalbar Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir © mili.id

Prediksi cuaca Kalimantan Barat pada Kamis (9/4/2026) sore.

Mili.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Barat pada Kamis (9/4/2026) sore. Sejumlah daerah diperkirakan akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Berdasarkan informasi resmi dari BMKG, kondisi cuaca tersebut mulai berpotensi terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Aceh, Warga Diminta Waspada

Wilayah yang berpotensi terdampak pada tahap awal meliputi Kabupaten Kapuas Hulu, khususnya di Danau Sentarum dan Batang Lupar. Selain itu, hujan lebat juga diperkirakan terjadi di Jelai Hulu (Ketapang), Sepauk (Sintang), serta Mempawah Hulu dan Meranti (Landak).

BMKG juga memperingatkan bahwa cuaca ekstrem ini dapat meluas ke berbagai wilayah lain di Kalimantan Barat. Di antaranya meliputi Kabupaten Sanggau, Ketapang, Sintang, Kapuas Hulu, Bengkayang, Landak, Sekadau, Melawi, hingga Kubu Raya.

Baca juga: BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Bali

Sejumlah kecamatan di wilayah tersebut diperkirakan mengalami peningkatan intensitas hujan yang berpotensi memicu genangan air, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas masyarakat.

BMKG memperkirakan kondisi cuaca ini masih akan berlangsung hingga pukul 18.30 WIB. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama bagi warga yang berada di daerah rawan banjir dan longsor.

Baca juga: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Jatim

Selain itu, pengguna jalan dan aktivitas di luar ruangan diharapkan lebih berhati-hati, mengingat potensi angin kencang dan sambaran petir yang dapat membahayakan keselamatan.

BMKG juga mengingatkan agar masyarakat terus memantau pembaruan informasi cuaca guna mengantisipasi perkembangan kondisi di wilayah masing-masing.

Editor : Redaksi



Berita Terkait