Polisi melakukan sterilisasi lokasi dan memasang police line
Mili.id — Sebuah ledakan misterius terjadi di sebuah masjid di kawasan Perumahan Pesona Regency, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, saat salat tarawih berlangsung pada Senin malam (16/3/2026). Peristiwa tersebut memicu kepanikan jemaah, meski tidak menimbulkan korban jiwa.
Ledakan dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB ketika jemaah tengah melaksanakan ibadah tarawih. Suara dentuman keras terdengar hingga ke permukiman warga di sekitar lokasi.
Baca juga: Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0508/Depok Shalat Tarawih Bersama Warga Sukamaju
Takmir masjid, Muhammad Fadil, mengatakan ledakan berasal dari area dekat tempat wudhu laki-laki. Dampaknya, sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan.
“Ledakan cukup keras dan terdengar hingga di kampung sebelah,” ujar Fadil saat dikonfirmasi, Selasa dini hari.
Akibat kejadian tersebut, para jemaah berhamburan keluar masjid untuk menyelamatkan diri. Seorang jemaah sempat dilarikan ke Unit Gawat Darurat RSUD dr. Soebandi karena diduga mengalami gangguan pendengaran akibat kerasnya ledakan.
Kerusakan terlihat pada bagian plafon masjid serta etalase lemari buku yang berada di sekitar sumber ledakan.
Kasat Reskrim Polres Jember, Angga Riatma, mengatakan pihak kepolisian langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Aparat segera melakukan sterilisasi area dan memasang perimeter keamanan.
“Polisi langsung melakukan sterilisasi lokasi dan melakukan penyelidikan penyebab ledakan itu,” ujarnya.
Untuk memastikan keamanan, tim penjinak bom turut didatangkan guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut di lokasi kejadian. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area masjid selama proses penyelidikan berlangsung.
Hingga kini, penyebab ledakan masih belum dapat dipastikan. Petugas kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap sumber ledakan tersebut.
Sementara itu, aktivitas ibadah di masjid untuk sementara dihentikan dan area sekitar dipasangi garis polisi demi menjaga keamanan warga.
Editor : Redaksi
