5 Titik Macet Mudik di Mojokerto Kota, Polisi Siapkan Jalur Tikus dan Rekayasa Lalin

5 Titik Macet Mudik di Mojokerto Kota, Polisi Siapkan Jalur Tikus dan Rekayasa Lalin © mili.id

Ilustrasi Satlantas Polres Mojokerto Kota.

Mili.id – Polres Mojokerto Kota memetakan lima titik rawan kemacetan (troublespot) saat arus mudik Hari Raya Idul Fitri. Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, polisi menyiapkan jalur alternatif hingga rekayasa lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Mojokerto Kota AKP Ninit Titis Dewiyani menjelaskan, dua titik rawan berada di Jalan Bypass Mojokerto. Yakni perlintasan kereta api Sekarputih dan penyempitan jalan di Jembatan Gunung Gedangan.

Baca juga: Respons Cepat Polisi Majalengka Tangani Kasus Pemudik Yang Tertinggal Di Rest Area Tol

“Di perlintasan KA Sekarputih kendaraan harus melambat, sementara volume kendaraan di jalan nasional cukup padat dan kondisi jalan bergelombang,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).

Sedangkan di Jembatan Gunung Gedangan, kemacetan dipicu penyempitan jalan sehingga kendaraan harus melintas bergantian.

Berdasarkan pengalaman tahun lalu, kepadatan di jalur nasional tersebut mulai terjadi sejak H-2 Lebaran dengan kondisi lalu lintas padat merayap. Polisi pun menyiapkan sejumlah jalur alternatif bagi pemudik dari arah Surabaya maupun Jombang.

Selain itu, Pos Pelayanan juga disiapkan di Simpang 4 Sekarputih untuk tempat istirahat pemudik.

Baca juga: One Way KM 263–70 Diterapkan, Pemerintah Kendalikan Lonjakan Arus Balik

KBO Satlantas Polres Mojokerto Kota Iptu Lukman Basoni menambahkan, titik rawan macet lainnya berada di sisi utara Jembatan Gajah Mada. Lokasi ini menjadi pertemuan arus kendaraan dari arah Surabaya, Jombang, dan Kota Mojokerto.

“Jika terjadi kepadatan, kendaraan dari arah Jombang menuju Surabaya akan diarahkan melewati jalan di depan PT Ajinomoto yang sejajar dengan Jalan Raya Mlirip,” jelasnya.

Dua titik lainnya berada di dalam Kota Mojokerto, yakni Simpang 3 Sanrio dan Simpang 4 PMI. Kepadatan di Simpang 3 Sanrio biasanya terjadi pada H-4 hingga H-1 Lebaran karena aktivitas masyarakat berbelanja.

Baca juga: Arus Mudik di Jatim 2026 Naik Signifikan, Jumlah Kendaraan Tembus 1,93 Juta

Untuk mengurai kemacetan, polisi akan menerapkan sistem contraflow di Jalan Bhayangkara dari Simpang 3 Topsell hingga Simpang 3 Sanrio.

Sementara di Simpang 4 PMI, kepadatan dipicu pertemuan arus kendaraan dari Jembatan Lespadangan, Alun-alun Wiraraja, dan Jalan Brawijaya.

“Arus kendaraan dari Jembatan Lespadangan akan dialihkan ke Jalan Hayam Wuruk dan Letkol Sumardjo agar tidak terjadi penumpukan,” pungkas Basoni.

Editor : Redaksi



Berita Terkait