Jejak Misterius Sebelum Penemuan Bayi di Gerobak Nasi Uduk Pasar Minggu

Jejak Misterius Sebelum Penemuan Bayi di Gerobak Nasi Uduk Pasar Minggu © mili.id

Sebuah penemuan bayi perempuan yang mengguncang kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat lalu berawal dari sebuah momen yang sempat luput dari perhatian warga.

Mili.id – Sebuah penemuan bayi perempuan yang mengguncang kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat lalu berawal dari sebuah momen yang sempat luput dari perhatian warga. Sebelum sesosok bayi ditemukan terbaring dalam tas belanja di atas gerobak nasi uduk, seorang saksi mengaku melihat sosok pria dewasa membawa tas hitam besar melewati gang sempit dekat lokasi kejadian.

Dilansir dari Detik, Menurut Atik (53), saksi yang tinggal persis di samping gerobak nasi uduk di Jalan Pejaten Raya RT 010 RW 002, pria yang lewat itu tampak biasa saja sehingga ia tidak curiga. “Saya sedang main HP, pintu rumah dibuka, tiba-tiba ada bapak-bapak lewat dengan tas hitam. Saya pikir kiriman paket,” ujarnya saat ditemui di rumahnya. Namun Atik tidak mendengar panggilan layaknya pengantar paket, sehingga sosok tersebut berlalu begitu saja.

Baca juga: Hidup Sebatang Kara di Gubuk 1x2 Meter, Lansia 87 Tahun di Tambaksari Dievakuasi ke Griya Werdha

Keberadaan pria misterius ini kemudian menjadi bahan pertanyaan warga setelah bayi berusia sekitar dua hari ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB pada Selasa (3/3). Temuan itu bermula ketika warga bernama Dinda (20) mendengar suara tangisan tak biasa dari arah gerobak nasi uduk di gang buntu tersebut. Saat dicek, Dinda menemukan sebuah tas belanja warna hitam di atas gerobak. Ia terkejut saat membuka tas itu dan menemukan seorang bayi perempuan dalam posisi miring, memakai pakaian berwarna biru dan selimut.

Baca juga: DPRD Surabaya Dukung Optimalisasi DTKS untuk Akurasi Penerima Bantuan

Tak hanya bayi, di dalam tas juga ditemukan perlengkapan bayi seperti susu bubuk, tisu basah, sarung tangan bayi, serta secarik kertas berisi tulisan yang diduga dari keluarga bayi. Surat itu disebut menuliskan bahwa ibu bayi telah meninggal dunia saat melahirkan dan meminta siapapun yang menemukan anak itu untuk merawatnya. Polisi masih mendalami isi pesan tersebut.

Bayi yang ditemukan kemudian dirawat di Puskesmas Pasar Minggu, dilaporkan dalam kondisi sehat, dan kini tengah dalam pengawasan Dinas Sosial. Bahkan sejumlah warga setempat menyatakan minat untuk mengadopsi sang bayi, langkah yang kini tengah diproses secara resmi melalui prosedur adopsi yang sah.

Baca juga: Kolaborasi Vasa Hotel dan Dinsos Surabaya Penuhi Kebutuhan Popok Bayi Warga

Pihak kepolisian dari Polsek Pasar Minggu terus melakukan penyelidikan atas kejadian penelantaran bayi ini, termasuk menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi dan meminta keterangan para saksi guna mengungkap identitas pelaku yang meninggalkan bayi tersebut

Editor : Redaksi



Berita Terkait