Jenazah bayi perempuan yang ditemukan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, telah dikebumikan pada Senin (2/2) malam.
Mili.id – Jenazah bayi perempuan yang ditemukan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, telah dikebumikan pada Senin (2/2) malam. Hingga kini, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap dugaan kasus pembuangan bayi tersebut.
Kapolsek Pacet AKP Mohammad Khoirul Umam mengatakan, proses pemakaman dilakukan di tempat pemakaman umum Desa Petak, Kecamatan Pacet, sekitar pukul 23.30 WIB, setelah seluruh rangkaian pemeriksaan medis selesai dilakukan.
Baca juga: Vonis Seumur Hidup, Terdakwa Mutilasi Kekasih Tertunduk di PN Mojokerto
“Sudah dimakamkan di pemakaman umum Desa Petak. Kami beri nama Siti,” ujar Umam, Selasa (3/2).
Pemberian nama tersebut dilakukan lantaran identitas bayi tidak diketahui. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, bayi diduga dibuang sesaat setelah dilahirkan. Saat ditemukan, kondisi jenazah masih lengkap dengan ari-ari yang menempel di tubuhnya.
Umam menjelaskan, setelah dievakuasi dari lokasi penemuan pada Senin (2/2) siang, jenazah bayi sempat dibawa ke RSUD Sumberglagah Pacet sebelum akhirnya dirujuk ke RS Bhayangkara Porong untuk menjalani proses otopsi.
Baca juga: Terdakwa Pembunuhan Mutilasi di Mojokerto Dituntut Penjara Seumur Hidup
“Sambil menunggu hasil otopsi, pemakaman kami segerakan karena seluruh barang bukti sudah diamankan,” tegasnya.
Saat ini, Polsek Pacet bersama Satreskrim Polres Mojokerto masih mendalami sejumlah petunjuk guna mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut. Polisi berharap kasus ini dapat segera terungkap.
“Masih dalam penyelidikan. Semoga bisa segera terungkap,” tambah Umam.
Baca juga: Sengketa Lahan di Mojokerto, Ahli Waris Gugat SHM Ganda
Sebelumnya, Satreskrim Polres Mojokerto telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Di antaranya tas ransel hitam, kantong plastik yang digunakan untuk membungkus bayi, tisu, dua batang kayu yang diduga sebagai penanda, serta pakaian perempuan yang dicurigai milik terduga pelaku.
“Saat ditemukan, jenazah bayi berada di dalam tas ransel warna hitam, dan di dalamnya juga terdapat pakaian perempuan,” kata Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Aldhino Prima Wirdhan.
Editor : Redaksi
