Pelat Besi JPO Sahabat Daan Mogot Dicuri, Pemkot Jakbar Minta Warga Perkuat Pengawasan

Pelat Besi JPO Sahabat Daan Mogot Dicuri, Pemkot Jakbar Minta Warga Perkuat Pengawasan © mili.id

Pencurian pelat besi kembali terjadi pada jembatan penyeberangan orang (JPO) di wilayah Jakarta Barat

Mili.id — Pencurian pelat besi kembali terjadi pada jembatan penyeberangan orang (JPO) di wilayah Jakarta Barat. Kali ini, pelat besi JPO Sahabat yang berada di Jalan Daan Mogot, Kembangan, dilaporkan hilang dan menimbulkan kekhawatiran warga pengguna fasilitas tersebut.

Dilansir dari Detik, Berdasarkan laporan yang dilanssir Antara, pelat besi JPO Sahabat diketahui hilang pada Sabtu, 24 Januari 2026. Pelat berukuran sekitar 1 x 2 meter raib dari salah satu ujung lantai JPO. Selain itu, tiga pelat besi pada bagian anak tangga juga dilaporkan hilang. Di lokasi kejadian ditemukan baut-baut bekas copotan yang berserakan, sementara sebagian lantai JPO tampak berlubang.

Baca juga: Korsleting Listrik di SMPN 201 Jakarta Barat Picu Ledakan, Murid Sempat Dievakuasi

Kondisi tersebut membuat warga yang hendak menyeberang jalan merasa risau dan terpaksa ekstra berhati-hati saat melintas, mengingat potensi bahaya kecelakaan akibat lantai jembatan yang terbuka.

Menanggapi kejadian itu, Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga dan mengawasi fasilitas umum, termasuk JPO, dari aksi pencurian. Menurutnya, pengawasan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah.

“Sekali lagi saya sampaikan, kerja sama ini harus bersama-sama dan bersinergi. Pemerintah tidak bisa sendiri,” kata Iin kepada wartawan, Selasa (27/1/2026), dikutip dari Antara.

Iin menegaskan bahwa fasilitas umum merupakan aset negara yang digunakan oleh masyarakat luas, sehingga sudah sepatutnya dijaga secara kolektif. Ia menyebut pencurian aset negara sebagai persoalan serius yang patut menjadi keprihatinan bersama.

Baca juga: Kebakaran Lahap Ruko di Kembangan, Jakarta Barat

“Kalau ada aset negara, fasilitas umum, apalagi sampai dicuri, tentu ini menjadi keprihatinan buat kita semua,” ujarnya.

Lebih lanjut, Iin berharap pengawasan dapat dimulai dari lingkungan masyarakat paling bawah, seperti RT dan RW, serta melibatkan kelembagaan masyarakat lainnya, termasuk Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika).

“Harapannya dari lingkup masyarakat, RT, RW, FKDM, kemudian juga unsur Muspika, yuk sama-sama kita awasi bersama supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” katanya.

Baca juga: Transjakarta Gandeng Kemenaker Gelar Hiring Festival, Ratusan Pencari Kerja Antusias Daftar

Terkait penanganan pascapencurian, Iin memastikan bahwa kasus tersebut telah ditindaklanjuti oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai estimasi perbaikan JPO maupun langkah hukum terhadap pelaku pencurian.

Pencurian pelat besi JPO sebelumnya juga beberapa kali terjadi di wilayah Jakarta dan dinilai membahayakan keselamatan publik. Pemerintah daerah dan aparat terkait diharapkan dapat meningkatkan pengamanan serta penegakan hukum untuk mencegah kejadian serupa terulang.
 
 
 

Editor : Redaksi



Berita Terkait